Pandan (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah Bapak Julsukri Mangandar Limbong, S.Ag.MM dan didampingi Bapak Kasubag TU H. Ismail, M.Pd, Kasi Pendis, Kasi Bimas Katolik, Staf Pegawai Kementerian Agama Tapanuli Tengah menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digagasi oleh Bapak Kapolres Tapteng AKBP Basa Emden Banjarnahor, SIK, MH.turut hadir juga peserta FGB yaitu Pj. Bupati Tapteng, Ketua MUI Tapteng, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, KPU Daerah Tapteng, Bawaslu Tapteng, Ketua FKUB, dan jajaran Kapolres Tapanuli tengah yang dilaksanakan di Aula Kapolres Tapanuli tengah Kamis (25/01).
Dalam kegiatan tersebut Bapak Kapolres Tapteng AKBP Basa Emden Banjarnahor, SIK, MH dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ibu yang telah hadir dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Bapak Ibu Pemilu 2024 merupakan momen penting bagi bangsa Indonesia. Pemilu merupakan sarana bagi rakyat untuk memilih pemimpinnya yang diharapkan dapat membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik.
Untuk mewujudkan pemilu yang aman dan damai, diperlukan kerja sama dan komitmen dari semua pihak, baik dari pemerintah, penyelenggara pemilu, peserta pemilu, maupun masyarakat.
Disamping itu juga Bapak Kankemenag Tapanuli tengah dalam sambutannya Bahwa Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah turut berperan dan menjaga Netralitas dalam Pemilu tahun 2024 dan menjadi penengah di kala ada gesekan di kalangan masyarakat.
Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman budaya, agama, etnis, dan latar belakang sosial. Semangat kebhinekaan telah menjadi salah satu pilar utama yang menjadikan Indonesia sebagai negara yang kuat. Meskipun kita berbeda-beda, kita adalah satu, bangsa Indonesia. Saat ini, kita perlu memperkokoh semangat kebersamaan ini lebih dari sebelumnya, terutama menjelang Pemilu 2024.
Sebagai rakyat Indonesia yang bangga, mari bersama-sama memastikan bahwa Pemilu 2024 berlangsung dengan aman dan damai. Marilah kita menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan menghormati hak setiap warga negara untuk berpendapat dan memilih pemimpin mereka. Namun, mari kita lakukan ini dengan penuh tanggung jawab dan penuh kasih sayang terhadap sesama. tutupnya. (Kakankemanag Tapteng)
