Evaluasi Capaian Siswa, MAN 2 Tapanuli Tengah Gelar Rapat Pleno Kenaikan Kelas TP 2025/2026

Sorkam Barat (Humas) – MAN 2 Tapanuli Tengah sukses menggelar rapat pleno penentuan kenaikan kelas untuk siswa kelas X dan XI semester genap Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat ini diselenggarakan di ruang dewan guru. Rapat ini menjadi momen krusial bagi pihak madrasah untuk menentukan langkah kelanjutan studi para siswa berdasarkan hasil pembelajaran yang telah dilalui selama satu tahun penuh.

Rapat penting ini dipimpin langsung oleh Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah, Muhammad Lufti Siambaton. Agenda ini juga dihadiri oleh Wakil Kepala Madrasah (WKM) Bidang Kurikulum Mustofa Yusuf Hasibuan, seluruh wali kelas X dan XI, serta guru mata pelajaran. Kehadiran seluruh elemen pendidik ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian akademik, perkembangan karakter, serta tingkat kehadiran siswa secara komprehensif agar keputusan yang diambil benar-benar adil.

Dalam arahannya, Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah, Muhammad Lufti Siambaton, menekankan pentingnya objektivitas dalam melihat potensi dan perkembangan setiap siswa. Beliau mengingatkan bahwa kenaikan kelas bukan sekadar formalitas angka di atas kertas, melainkan indikator kesiapan mental dan intelektual siswa.

“Rapat pleno ini adalah bentuk tanggung jawab moral kita sebagai pendidik. Kita harus melihat perkembangan siswa secara utuh, baik dari segi kognitif maupun akhlaknya. Keputusan yang kita ambil hari ini harus menjadi motivasi bagi siswa untuk terus berkembang, sekaligus menjaga marwah dan mutu pendidikan di MAN 2 Tapanuli Tengah,” ujar Muhammad Lufti Siambaton.

Sementara itu, WKM Bidang Kurikulum, Mustofa Yusuf Hasibuan, memaparkan teknis dan kriteria baku yang menjadi acuan dalam menentukan kelulusan siswa ke jenjang kelas yang lebih tinggi. Ia menjelaskan bahwa seluruh penilaian telah diakumulasikan secara transparan berdasarkan regulasi kurikulum yang berlaku di madrasah.

“Penentuan kenaikan kelas tahun ini didasarkan pada kriteria ketuntasan yang telah disepakati, yang meliputi nilai akademik, persentase kehadiran minimal, serta nilai sikap minimal baik. Melalui diskusi yang objektif dan transparan bersama para wali kelas dan guru mata pelajaran, kita berkomitmen melahirkan keputusan terbaik demi mempersiapkan generasi didik yang siap bersaing di jenjang kelas yang lebih tinggi,” jelas Mustofa Yusuf Hasibuan.

Melalui dinamika diskusi yang sehat dan berlandaskan keterbukaan, rapat pleno akhirnya berhasil merumuskan keputusan final bagi seluruh siswa kelas X dan XI. Dengan selesainya rapat ini, MAN 2 Tapanuli Tengah optimis dapat terus mempertahankan standar mutu pendidikan yang tinggi sekaligus mencetak generasi muda yang berkarakter islami dan siap menghadapi tantangan akademik di masa depan.