Giat Setor Hafalan Juz 30 Warnai Ujian Semester Genap Tahfiz di MAN 2 Tapanuli Tengah

Sorkam Barat (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah menggelar ujian semester genap yang unik dan religius untuk mata pelajaran Tahfiz. Berbeda dengan mata pelajaran umum yang menggunakan kertas atau komputer, ujian Tahfiz kali ini dikemas dalam bentuk giat intensif setoran hafalan Juz 30 secara langsung. Kegiatan ini menjadi momen krusial bagi seluruh siswa, karena kelulusan dalam ujian praktik setoran ini merupakan syarat mutlak untuk memperoleh nilai rapor dan memenuhi kualifikasi kenaikan kelas. Selasa, 09/06/26

Sejak pagi hari, suasana khidmat dan gemuruh lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an sudah terdengar menggema di lingkungan madrasah. Para siswa tampak memegang mushaf masing-masing, memanfaatkan waktu luang untuk melakukan murojaah atau mengulang hafalan sebelum dipanggil oleh tim penguji. Giat ini dirancang sedemikian rupa agar proses pengambilan nilai ujian semester genap mata pelajaran Tahfiz dapat berjalan dengan objektif, tertib, dan tetap memotivasi siswa.

Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah menjelaskan bahwa ujian praktik dengan metode setoran langsung ini bertujuan untuk menguji ketahanan hafalan siswa secara riil. Mata pelajaran Tahfiz bukan sekadar kurikulum pelengkap, melainkan pilar utama madrasah dalam mencetak generasi yang berkarakter islami. Melalui ujian semester genap ini, pihak madrasah ingin memastikan bahwa setiap siswa benar-benar menguasai Juz 30 dengan kualitas hafalan yang baik, bukan sekadar hafalan jangka pendek demi mengejar nilai.

Guru pengampu mata pelajaran Tahfiz Kurnia Hafiz mengungkapkan bahwa ujian ini juga melatih mental dan kekhusyukan siswa dalam menjaga kalamullah. “Kami tidak hanya menilai kuantitas atau seberapa cepat mereka selesai menyetor, tetapi sangat menekankan pada kelancaran, ketepatan hukum tajwid, serta kefasihan makhorijul huruf. Bagi siswa yang masih terbata-bata atau belum mencapai target Juz 30, kami siap memberikan bimbingan khusus atau remedial agar mereka bisa memperbaiki kualitas hafalannya sebelum rekapitulasi nilai rapor selesai,” ujarnya di sela-sela pengujian individual.

Kegiatan ujian Tahfiz ini mendapat apresiasi besar dan respons positif dari kalangan orang tua siswa, yang merasa bangga melihat anak-anak mereka mampu menuntaskan hafalan Juz 30. Dengan tuntasnya giat setoran hafalan ini, MAN 2 Tapanuli Tengah optimis nilai-nilai Al-Qur’an dapat tertanam kuat dalam diri siswa. Madrasah berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan mutu pembelajaran Tahfiz pada tahun-tahun ajaran berikutnya demi melahirkan lulusan yang cerdas secara akademik dan matang secara spiritual.