
Pandan (Humas). Sebanyak 60 Muallim/Muallimah MAN 3 Tapanuli Tengah yang terdiri atas 52 guru dan 8 tenaga kependidikan menyatakan dukungan penuh terhadap Gerakan KONFAQ WASPADA (Koalisi Infak Walau Sedikit Pasti Ada) yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah. Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan yang berlangsung di aula MAN 3 Tapanuli Tengah sebagai bentuk komitmen bersama dalam membudayakan infak dan memperkuat kepedulian sosial di lingkungan madrasah,Selasa(14/7).
Gerakan KONFAQ WASPADA merupakan salah satu program Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah yang bertujuan membangun budaya berbagi melalui infak secara rutin. Program ini akan dilaksanakan setiap bulan di seluruh satuan kerja di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai wujud implementasi nilai-nilai keagamaan, solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.
Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas lahirnya Gerakan KONFAQ WASPADA. Program tersebut sangat relevan dengan visi madrasah dalam membentuk lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi tetapi juga kuat dalam karakter dan nilai-nilai keislaman.
“Gerakan KONFAQ WASPADA merupakan ikhtiar yang sangat baik dalam membangun budaya berbagi dan kepedulian sosial. Kami menyambut baik program ini dan siap mendukung pelaksanaannya secara rutin di MAN 3 Tapanuli Tengah. Semoga melalui gerakan ini tumbuh semangat keikhlasan, kebersamaan dan kepedulian di antara seluruh warga madrasah,” ujar Hj. Juraida Siregar.
Dalam kesempatan tersebut para guru dan tenaga kependidikan mendapatkan penjelasan mengenai tujuan, mekanisme pelaksanaan, serta manfaat Gerakan KONFAQ WASPADA. Gerakan ini mengusung semangat “Walau Sedikit Pasti Ada”, yang mengajak setiap aparatur untuk menyisihkan sebagian rezekinya secara sukarela sesuai kemampuan masing-masing. Nilai utama yang dibangun bukanlah besarnya nominal infak melainkan keikhlasan dan konsistensi dalam berbagi.
Salah seorang guru MAN 3 Tapanuli Tengah Abdul Karim menyampaikan bahwa Gerakan KONFAQ WASPADA menjadi pengingat bagi seluruh pendidik untuk terus menanamkan nilai kepedulian dimulai dari diri sendiri. Guru memiliki peran penting sebagai teladan bagi murid dalam membiasakan budaya berbagi dan saling membantu.
“Kami sangat mendukung program ini karena selain menjadi bentuk ibadah KONFAQ WASPADA juga mengajarkan kepedulian terhadap sesama. Sebagai pendidik kami berharap dapat menjadi contoh bagi murid dalam menumbuhkan kebiasaan berinfak dan semangat berbagi,” ungkap Abdul Karim.
Seluruh guru dan tenaga kependidikan menyatakan komitmennya untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Gerakan KONFAQ WASPADA setiap bulan. Mereka berharap program ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat budaya gotong royong di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah.
Melalui dukungan penuh dari seluruh Muallim/Muallimah MAN 3 Tapanuli Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam menyukseskan setiap program Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah yang berorientasi pada penguatan karakter, nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial. Diharapkan Gerakan KONFAQ WASPADA tidak hanya menjadi agenda rutin bulanan tetapi juga menjadi budaya positif yang terus berkembang dan memberikan keberkahan bagi seluruh warga madrasah serta masyarakat luas.(ms)