
Sorkam Barat (Humas) – Kamis, 29 Januari 2026 Semangat profesionalisme ditunjukkan oleh salah satu guru Matematika Fazriani Pasarinu, S.Pd., di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah. Di tengah kesibukan mengajar, beliau kini sedang fokus merampungkan pembuatan video pembelajaran sebagai bagian dari tugas Uji Kinerja (UKin) pada program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 4 tahun ini. Persiapan ini menjadi langkah krusial untuk meraih sertifikasi pendidik yang kompeten dan diakui secara nasional.
Dalam pengambilan video tersebut, materi yang dipilih adalah Barisan Aritmetika. Materi ini dianggap sangat relevan karena memiliki aplikasi praktis yang luas dalam kehidupan sehari-hari, seperti dalam menghitung pertumbuhan tabungan atau pola penataan objek. Guru yang bersangkutan berusaha mengemas konsep selisih tetap atau beda ($b$) dalam deret angka menjadi tayangan yang interaktif dan mudah dipahami oleh peserta didik.
Proses syuting dilakukan langsung di dalam kelas dengan melibatkan siswa-siswi MAN 2 Tapanuli Tengah sebagai peserta aktif. Penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi, seperti presentasi visual dan alat peraga digital, menjadi sorotan utama dalam video tersebut. Hal ini sejalan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka yang mengedepankan pembelajaran berpusat pada siswa (student-centered learning) serta integrasi teknologi dalam pendidikan.
Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah H. Muhammad Lutfi Siambaton, M.Pd., memberikan dukungan penuh terhadap upaya guru tersebut. Menurut pihak sekolah, partisipasi guru dalam PPG Batch 4 bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga upaya meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan madrasah. Dengan adanya video pembelajaran yang berkualitas, diharapkan standar pengajaran Matematika di sekolah tersebut semakin meningkat dan dapat menginspirasi guru-guru lainnya.
Saat ini, video tersebut memasuki tahap pengeditan akhir untuk memastikan kualitas suara dan visual sesuai dengan instrumen penilaian yang ditetapkan oleh panitia PPG. Setelah selesai, video akan diunggah ke platform yang telah ditentukan sebagai bukti autentik performa mengajar. Dedikasi ini diharapkan membuahkan hasil maksimal sehingga guru yang bersangkutan dapat lulus dengan predikat memuaskan pada sertifikasi pendidik tahun ini.