
Pandan (Humas) Kepala Kantor Kementerian Agama (KakanKemenag) Tapanuli Tengah, H. Julsukri M. Limbong, S.Ag.MM didampingin Kasi Pendis, Kasi Bimas Katolik dan Kasi Bimas Islam mengikuti pertemuan daring melalui Zoom dengan Kapolres Tapanuli Tengah yang di wakili oleh Kasat Binmas Polres Tapanuli Tengah Iptu Dela Antomi, SH. Hadir juga dari Babinsa, Bhabinkamtibmas se- kecamatan Tapteng,Kelurahan dan Tamu undangan lainnya, pada Rabu(28/8). Pertemuan ini membahas strategi pencegahan dini radikalisasi dan terorisme sebagai bagian dari prioritas Polri untuk tahun 2024.
Dalam pertemuan tersebut, KakanKemenag Julsukri M. Limbong menyampaikan pentingnya sinergi antara Kementerian Agama dan Kepolisian dalam menangani isu radikalisasi. “Kolaborasi ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Kami dari Kementerian Agama siap untuk mendukung upaya-upaya pencegahan radikalisasi dengan mengedukasi masyarakat, terutama di kalangan generasi muda. Tapi saya yakin bahwa di Kabupaten Tapanuli Tengah dengan Kemajemukan baik Agama, Suku dan Budaya Insya Allah tidak akan dan pernah terjadi karena Tapteng ini sudah baik hubungannya dari segi Agama dan kekeluargaan,” ujarnya.
Iptu Dela Antomi, SH mewakili Kapolres Tapteng Juga, menyampaikan bahwa pencegahan radikalisasi dan terorisme merupakan salah satu prioritas utama Polri tahun 2024. “Kami akan fokus pada upaya pencegahan dengan melibatkan semua elemen masyarakat, termasuk lembaga agama. Penting untuk mengidentifikasi dan mengatasi potensi radikalisasi sejak dini sebelum berkembang menjadi aksi terorisme,” kata Iptu Dela
Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi dalam melaksanakan program-program pencegahan Radikalisme.
Pertemuan ini diakhiri dengan Foto bersama sebagai bentuk komitmen untuk terus mengawal dan mendukung program pencegahan radikalisasi demi terciptanya keamanan dan kedamaian di wilayah Tapanuli Tengah. (ML)
