
Pandan (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, H. Julsukri Mangandar Limbong, S.Ag,.M.M, secara resmi membuka Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2025 di MAN 3 Tapanuli Tengah, Senin (4/8/2025).
Kegiatan pembukaan ANBK dilaksanakan di Halaman Madrasah MAN 3 Tapanuli Tengah dan dihadiri oleh Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah, para Wakil Kepala Madrasah, Mualimdan Mulaimah, serta siswa-siswi peserta ANBK.
Dalam sambutannya, Kakankemenag menyampaikan bahwa ANBK merupakan bagian dari transformasi sistem evaluasi pendidikan nasional yang bertujuan untuk memotret kualitas proses belajar mengajar secara menyeluruh. Beliau mengajak seluruh pihak untuk mendukung pelaksanaan ANBK dengan baik dan menjunjung tinggi integritas.
“Asesmen ini bukan hanya mengukur kemampuan siswa secara individu, tetapi juga menjadi cermin kualitas pembelajaran di madrasah. Saya berharap pelaksanaan ANBK di MAN 3 Tapanuli Tengah berjalan lancar, jujur, dan penuh semangat,” ujar Kakankemenag dalam arahannya.
Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah, Juraida, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan ANBK tahun 2025 diikuti Siswa-Siswi yang dipilih secara acak oleh sistem pusat. Pelaksanaan dilangsungkan selama dua hari, dengan dua sesi setiap harinya, dan mencakup tiga komponen utama yaitu literasi, numerasi, serta survei karakter dan lingkungan belajar.
“Kami telah mempersiapkan segala kebutuhan teknis dan non-teknis untuk kelancaran ANBK, termasuk jaringan, perangkat komputer, dan kesiapan peserta,” jelasnya.
Pembukaan ditandai dengan penyematan Peserta ANBK dan sekaligus peninjauan langsung oleh Kakankemenag ke ruang ANBK serta dialog singkat dengan peserta untuk memberikan motivasi. Beliau juga menekankan pentingnya peran guru dalam membina karakter dan membentuk budaya belajar yang positif di lingkungan madrasah.
Pelaksanaan ANBK di MAN 3 Tapanuli Tengah menjadi momentum penting dalam peningkatan mutu pendidikan, khususnya di lingkungan Kementerian Agama. Kegiatan ini juga menjadi indikator ketercapaian pembelajaran yang berorientasi pada kompetensi dan karakter peserta didik.