
Pandan (Humas). Kepala Seksi (Kasi) Urusan Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, Morasi Tumanggor, S.Th., turut berpartisipasi dalam kegiatan Rapat Minilokakarya (Minilok) Kecamatan Pandan dalam rangka pelaksanaan mekanisme operasional Program Bangga Kencana dan penguatan peran Tim Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Pandan tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Penyuluhan KB Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa (18/03).
Minilokakarya yang membahas strategi percepatan penurunan angka stunting di Kecamatan Pandan ini dibuka secara resmi oleh Camat Pandan yang menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh pihak yang hadir untuk bekerja sama dalam memastikan program ini berjalan efektif dan tepat sasaran. Kegiatan ini dihadiri juga oleh Babinsa, Kepala Pustu, Kepala KUA Kecamatan Pandan, serta tamu undangan lainnya.
“Kegiatan seperti ini menjadi kesempatan bagi kita untuk saling berkoordinasi dan menguatkan peran masing-masing dalam mendukung percepatan penurunan stunting,” ujar Morasi. Ia menegaskan bahwa sinergi antara berbagai elemen sangat penting agar program ini dapat berjalan efektif dan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat.
Dalam sesi diskusi, beliau mengikuti pemaparan mengenai kondisi stunting di Kecamatan Pandan dan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satu poin utama yang dibahas adalah pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai pola asuh dan asupan gizi yang baik bagi anak-anak.
“Penyuluh agama dapat berperan sebagai penggerak dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa menjaga kesehatan anak juga merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual,” tambahnya. Ia menekankan bahwa peran tokoh agama dalam menyampaikan pesan ini sangat diperlukan agar masyarakat lebih memahami pentingnya pemenuhan gizi bagi anak-anak.
Di akhir kegiatan, Morasi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya rapat ini dan berharap agar sinergi antara Forkopimda dan berbagai pihak terkait terus terjalin. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam upaya ini demi masa depan anak-anak yang lebih sehat dan berkualitas. “Semoga kerja sama ini semakin kuat dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menekan angka stunting di Kabupaten Tapanuli Tengah,” pungkasnya.