
Tapanuli Tengah (Humas) – Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana alam dengan menyalurkan bantuan kepada umat Katolik di Stasi Hati Kudus Yesus Pagaran Honas, Paroki St. Yohanes Penginjil Pinangsori di Kecamatan Badiri.14/04/2026
Bantuan yang diberikan ini merupakan buah kasih dan solidaritas yang dihimpun oleh Kasi Bimas Katolik Kemenag Kabupaten Tapanuli Tengah dari para Pengawas, Guru ASN dan Non-ASN Sertifikasi, Pegawai Bimas Katolik serta Penyuluh Agama Katolik di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah.
Adapun bantuan yang disalurkan kepada jemaah Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Pagaran Honas, Novisiat St. Fransiskus Asisi Hamente sebanyak 40 KK Umat Stasi Hati Kudus Yesus Pagaran Honas yang terdampak bencana alam pada 25 November 2025 lalu.
Penyerahan bantuan tersebut merupakan wujud nyata melalui Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah dalam memberikan dukungan moril dan materil kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban umat serta membantu pemulihan pascabencana.
Dalam sambutannya, Kakan Kemenag Kabupaten Tapanuli Tengah Awaluddin Habibi Siregar menegaskan bahwa Kemenag hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk nyata bahwa Kementerian Agama selalu bersama umat dalam suka maupun duka. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan menjadi penyemangat bagi umat untuk bangkit kembali,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas dan menjaga kerukunan antarumat beragama, terutama dalam menghadapi situasi sulit akibat bencana.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Erwin Silalahi turut menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari perhatian berkelanjutan Kemenag terhadap umat Katolik yang terdampak.
“Kami dari Bimas Katolik berkomitmen untuk terus mendampingi umat, baik dalam kondisi normal maupun saat mengalami musibah. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan membawa manfaat bagi seluruh umat di stasi ini,” ujarnya Erwin.
Pihak Paroki St. Yohanes Penginjil Pinangsori melalui pengurus stasi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Mereka mengapresiasi langkah cepat Kemenag dalam merespons kondisi umat di Pagaran Honas.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan perhatian dari Kementerian Agama. Ini sangat berarti bagi umat kami yang sedang terdampak bencana,” ungkap salah satu perwakilan umat.

Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, mencerminkan semangat toleransi dan persaudaraan antarumat beragama di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus terjalin dalam menghadapi berbagai tantangan, serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.