Kemenag Kabupaten Tapteng Ikuti Pelaksanaan Penilaian Mandiri SAKIP, Survei IPAK, dan IPKP PMPZI Tahun 2025 Secara Daring

Pandan (Humas) Kamis, 27 Pebruari 2025– Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah mengikuti pelaksanaan Penilaian Mandiri Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Survei Indeks Pelayanan Publik (IPAK), dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IPKP) pada Program Masyarakat Peduli Zakat Indonesia (PMPZI) tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Tapanuli Tengah, melibatkan seluruh TIM PMPZI Kemenag Tapanuli Tengah.

Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kemenag. Penilaian Mandiri SAKIP berfungsi untuk mengukur kinerja instansi dalam mencapai target dan program yang telah ditetapkan. Sementara itu, Survei IPAK dan IPKP bertujuan untuk mengukur sejauh mana masyarakat merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan, serta mengevaluasi efektivitas dan efisiensi program-program yang dilaksanakan.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kabupaten Tapanuli Tengah, Julsukri M. Limbong, menyatakan, “Pelaksanaan penilaian ini sangat penting untuk melihat sejauh mana kinerja kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui evaluasi ini, kita dapat mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dan memastikan bahwa setiap program berjalan dengan baik.”

Kegiatan dimulai dengan pemaparan tentang mekanisme penilaian oleh tim dari Biro Ortala Kementerian Republik Indonesia dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Seluruh peserta diminta untuk aktif memberikan masukan dan pendapat mengenai berbagai aspek pelayanan yang sudah dan akan dilaksanakan.

Peserta juga diberikan pelatihan mengenai pengisian kuesioner secara daring untuk Survei IPAK dan IPKP, yang akan dijadikan sebagai data dasar dalam penilaian. Dalam pelatihan ini, tim memberikan penjelasan mengenai pentingnya keakuratan data yang diisi, karena data tersebut akan menjadi salah satu indikator dalam penilaian kinerja.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya sekadar menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi dan perbaikan yang berkelanjutan. Kemenag Kabupaten Tapanuli Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan demi kepuasan masyarakat.

Dengan pelaksanaan kegiatan ini, Kemenag Kabupaten Tapanuli Tengah Julsukri M. Limbong optimis bahwa kinerja mereka akan semakin baik dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, serta dapat mencapai target-target yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis instansi.

Kegiatan Penilaian Mandiri SAKIP, Survei IPAK, dan IPKP PMPZI diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam upaya peningkatan kinerja dan pelayanan publik di Kemenag Kabupaten Tapanuli Tengah. Dengan komitmen dan partisipasi aktif dari seluruh pegawai, diharapkan hasil yang diperoleh akan membawa manfaat yang besar bagi masyarakat dan institusi ke depannya.