Kemenag Tapanuli Tengah Gelar Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif untuk Penyuluhan Keagamaan

Pandan (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam menggelar kegiatan Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif Materi Penyuluhan Tingkat Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (10/07/2025). Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kab Tapanuli Tengah, H Julsukri Mangandar Limbong, S.Ag,MH. didampingi oleh Kasi Bimas Islam, H Bincar Halomoan Siregar, MH, serta Panitia dan peserta dari penyuluh agama islam.

Kegiatan diawali dengan penyampaian laporan dari Ketua Panitia, H, Bincar Halomoan Siregar, MH. yang menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara, mengenai pelaksanaan coaching clinic pembuatan konten digital yang inklusif dan transformatif. Pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas penyuluh dalam menyampaikan materi dakwah dan penyuluhan keagamaan melalui media sosial dan platform digital secara lebih menarik, kreatif, dan menjangkau audiens yang lebih luas.

“Media sosial kini menjadi ruang utama komunikasi masyarakat. Oleh karena itu, para penyuluh agama islam harus mampu beradaptasi dan mengambil peran aktif di dalamnya, bukan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai penggerak dakwah yang inspiratif dan damai,” ujar Kepala Seksi Kantor Kementerian Agama Kab Tapanuli Tengah, dalam laporannya.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag H. Julsukri Mangandar Limbong, menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial untuk menyebarkan pesan-pesan kebaikan. Ia mendorong seluruh peserta pelatihan untuk mampu memproduksi konten yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menyentuh hati dan membimbing masyarakat menuju nilai-nilai keagamaan yang moderat dan toleran.

“Mari kita semua berlomba-lomba dalam kebaikan melalui media sosial. Gunakan platform ini untuk menyampaikan informasi yang bermanfaat, mengajak masyarakat ke arah kebaikan, dan melawan narasi negatif dengan konten positif,” tutur Julsukri dalam sambutannya.

Ia juga menambahkan bahwa pelatihan semacam ini sangat strategis di tengah era digital yang semakin berkembang. Para penyuluh agama kini dituntut tidak hanya piawai dalam menyampaikan materi secara konvensional, tetapi juga harus mampu hadir di ruang-ruang digital, menjawab tantangan zaman dan menyentuh generasi muda.

Pelatihan ini akan diisi dengan materi teknis mengenai Kebijakan pemerintah terhadap pembuatan konten kreatif materi penyuluhan dan Coaching clinic pembuatan konten digital yang inklusif dan transformasi bagi penyuluh agama islam. Melalui kegiatan ini, Kemenag Kab Tapanuli Tengah, berharap para penyuluh Agama dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya memberikan pencerahan secara langsung di tengah masyarakat, tetapi juga melalui kanal-kanal digital yang kini telah menjadi kebutuhan pokok dalam penyampaian informasi keagamaan yang cepat, akurat, dan menyentuh nurani publik.