Kemenag Tapanuli Tengah Gelar Pembinaan Majelis Taklim dan Penyaluran Zakat ASN, Wujudkan Umat Berilmu dan Berdaya

Barus (Humas) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah menunjukkan komitmennya dalam pengembangan keagamaan dan pemberdayaan umat melalui penyelenggaraan kegiatan Pembinaan dan Penguatan Pokja Majelis Taklim serta Penyaluran Zakat ASN. Acara yang berlangsung di Aula KUA Barus pada Selasa (27/5/2025) ini sukses menghadirkan dua program strategis sekaligus dengan tema “Majelis Taklim Berdampak, Umat Berilmu” dan “Kemenag Berdampak, Umat Berdaya”.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari ini dihadiri oleh para pejabat utama Kemenag setempat, di antaranya:

  1. H. Julsukri Mangandar Limbong, S.Ag, MM (Kepala Kantor Kemenag Tapanuli Tengah)
  2. H. Bincar H. Siregar, S.Ag, MH (Kasi Bimas Islam Kemenag Tapanuli Tengah)
  3. Kepala KUA Barus beserta staf
  4. Lusqianda Siambaton, S.Sos (Kepala KUA Andam Dewi)
  5. Kepala KUA Sosorgadong beserta jajarannya
  6. Kepala KUA Barus Utara dan tim

*Pembinaan Majelis Taklim untuk Penguatan Kapasitas*

Dalam laporan pembukaannya, Kasi Bimas Islam H. Bincar H. Siregar menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan ini diikuti oleh 20 orang pengurus majelis taklim terpilih dari berbagai wilayah di Kecamatan Barus. “Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan kompetensi pengurus majelis taklim dalam mengelola kegiatan keagamaan yang berkualitas,” ujar Siregar.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa materi pembinaan mencakup:

– Manajemen pengelolaan majelis taklim

– Metode pembelajaran efektif

– Pengembangan kurikulum pendidikan agama

– Teknik motivasi jamaah

*Penyaluran Zakat ASN untuk Keadilan Sosial*

Pada sesi kedua, acara berlanjut dengan penyaluran zakat kepada 50 mustahik yang terdiri dari warga kurang mampu, yatim piatu, dan dhuafa di wilayah Barus. “Program ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial ASN Kemenag dalam mewujudkan keadilan ekonomi sesuai prinsip Islam,” jelas Siregar.

Kepala Kemenag Tapanuli Tengah, H. Julsukri Mangandar Limbong dalam sambutan resminya menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam pembinaan umat. “Kami ingin membangun sinergi antara penguatan spiritual melalui majelis taklim dan penguatan ekonomi melalui zakat. Keduanya adalah pilar penting dalam membangun masyarakat madani,” paparnya dengan penuh semangat.

Acara yang berlangsung penuh khidmat ini juga diisi dengan:

– Diskusi interaktif tentang pengembangan majelis taklim

– Simulasi metode pembelajaran kreatif

– Pembagian paket bantuan zakat secara simbolis

– Doa bersama untuk kemajuan umat Islam

Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. “Kami sangat berterima kasih atas pembinaan ini. Ilmu yang didapat akan kami terapkan untuk memajukan majelis taklim kami,” ujar salah seorang peserta dari Pokja Majelis Taklim Al-Ikhlas.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara pejabat, peserta, dan penerima zakat, menandai komitmen bersama untuk terus bersinergi membangun umat yang berilmu dan berdaya.