
Pandan ( Humas) — Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tapanuli Tengah menunjukkan kepedulian dan solidaritasnya dengan menyerahkan bantuan tali asih kepada keluarga duka yang berada di lingkungan Kemenag Tapteng. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kemenag dalam menjaga kebersamaan dan nilai-nilai kemanusiaan di antara sesama pegawai dan keluarga besar instansi tersebut.
Penyerahan tali asih dilakukan secara langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Tapteng, Julsukri Mangandar Limbong, S.Ag.,M.M, yang didampingi oleh Kasubbag TU Dr.Ismail, S.Pd.M.Pd, para pejabat Struktural dan Fungsional dan staf Kemenag lainnya. Bantuan diserahkan kepada keluarga almarhum/almarhumah pegawai/anggota keluarga pegawai Kemenag Tapteng yang telah wafat beberapa waktu lalu.
“Kegiatan ini merupakan bentuk empati dan kebersamaan kita dalam keluarga besar Kemenag Tapteng. Kami berharap kehadiran dan bantuan yang kami berikan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, serta menjadi penyemangat untuk tetap tegar dalam menghadapi duka,” ujar Julsukri dalam sambutannya.
Selain penyerahan tali asih, kegiatan juga diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Ustad Liberny mendoakan agar almarhum/almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.
Kemenag Tapteng berkomitmen untuk terus membangun budaya solidaritas, tidak hanya dalam suka tetapi juga dalam duka. Inisiatif tali asih ini menjadi salah satu bentuk implementasi nilai-nilai keagamaan dan sosial yang senantiasa dijunjung tinggi oleh lembaga ini.
Keluarga yang menerima bantuan mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. “Kami sangat tersentuh atas kehadiran dan bantuan dari Kemenag Tapteng. Ini menjadi penguat kami di tengah rasa kehilangan,” ujar salah satu anggota keluarga.
Dengan kegiatan ini, Kemenag Tapteng berharap semangat persaudaraan dan kekeluargaan antar pegawai dan keluarga besar instansi tetap terjaga, menjadi kekuatan bersama dalam membangun layanan keagamaan yang humanis dan penuh kasih sayang.