
Pandan (Humas) – Kepala MAN 1 Tapanuli Tengah, Elmaryanti Marbun, S.Ag., M.Hum., mengikuti kegiatan Bedah Buku Bimbingan dan Konseling untuk Madrasah yang digelar pada Selasa, 16 September 2025, pukul 09.00 WIB hingga selesai melalui Zoom Meeting.
Acara ini dibuka dengan arahan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara, yang menegaskan pentingnya penerapan Kurikulum Cinta dalam pendidikan Madrasah. Menurutnya, pendidikan harus berlandaskan nilai kasih sayang sebagai inti pembelajaran, sejalan dengan pesan Menteri Agama agar Madrasah mengedepankan pendekatan humanis.
Ka Kanwil menjelaskan bahwa Al-Qur’an sebagai sumber utama pendidikan Islam merangkum intisarinya dalam surat Al-Fātiḥah. Adapun inti dari Al-Fātiḥah terdapat pada kalimat Bismillāhirraḥmānirraḥīm, yang bermakna kasih sayang. Dari sinilah lahir konsep Kurikulum Cinta.
“Dengan cinta, akan lahir Akhlāqul karīmah dan prestasi gemilang di tengah masyarakat. Kurikulum Cinta dapat memperkuat ikatan emosional antara guru dan siswa sehingga proses pembelajaran menjadi lebih manusiawi dan efektif. Inilah orientasi pendidikan Madrasah kita,” tegas Ka Kanwil.
Kepala MAN 1 Tapanuli Tengah, Elmaryanti Marbun, menyampaikan bahwa konsep Kurikulum Cinta sudah mulai diterapkan di Madrasah yang ia pimpin. “Nilai kasih sayang menjadi fondasi penting dalam membangun kedisiplinan dan prestasi siswa,” ujarnya.