Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah Hadiri Rapat Pembinaan ASN Kanwil Kemenag Sumut

Sorkam Barat (Humas)  – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah, H. Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd., Jum’at, 6/11/2025 turut serta menghadiri Rapat Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Utara. Acara strategis yang melibatkan pimpinan madrasah dan unit kerja Kemenag se-Sumut ini bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah, serta memperkuat komitmen profesionalitas dan integritas ASN di lingkungan Kementerian Agama. Kehadiran Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah menunjukkan keseriusan madrasah tersebut dalam mengadopsi standar kinerja tertinggi.

Rapat pembinaan tersebut membahas tuntas beberapa isu krusial yang berkaitan langsung dengan tugas dan fungsi ASN madrasah. Materi utama yang disampaikan oleh Kepala Kanwil Kemenag Sumut meliputi implementasi program “Asta Protas” (Aksi Totalitas dan Profesionalitas ASN), penguatan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), serta penekanan pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Ditekankan bahwa Kepala Madrasah sebagai manajer harus menjadi teladan kepemimpinan yang mampu menciptakan iklim kerja yang harmonis, transparan, dan inovatif di unit kerjanya.

Bagi MAN 2 Tapanuli Tengah, hasil dari rapat pembinaan ini menjadi pedoman penting dalam menyusun rencana kerja tahunan. Arahan mengenai penguatan integritas dan akuntabilitas sejalan dengan upaya madrasah yang saat ini tengah berfokus pada reformasi birokrasi dan peningkatan mutu pendidikan. Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah bertekad untuk segera menginternalisasi poin-poin penting dari rapat tersebut, khususnya yang berkaitan dengan penilaian kinerja berbasis digital dan optimalisasi peran guru sebagai pendidik profesional yang berakhlak mulia.

Menanggapi arahan dari Kanwil Kemenag Sumut, Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah menyatakan komitmen untuk memastikan seluruh ASN di madrasahnya, baik tenaga pendidik maupun kependidikan, memahami dan mengimplementasikan kebijakan yang telah ditetapkan. Implementasi ini akan dimulai dari penyegaran Pakta Integritas, peningkatan disiplin kerja, hingga optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi untuk layanan publik. Pembinaan ini diharapkan memacu semangat ASN madrasah untuk bekerja dengan etos pelayanan yang tinggi dan menjadikan madrasah sebagai pusat keunggulan.

Kehadiran Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah dalam rapat pembinaan ASN oleh Kanwil Kemenag Sumut merupakan langkah vital dalam menjembatani kebijakan tingkat provinsi dengan praktik di tingkat operasional madrasah. Diharapkan, sinergi dan pemahaman yang sama ini akan mempercepat pencapaian visi Kementerian Agama dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani, serta menghasilkan lulusan madrasah yang berdaya saing global dan berkarakter Islami.