
Pandan(Humas). Dalam rangka persiapan menuju Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2025, MAN 3 Tapanuli Tengah melaksanakan ujicoba OMI pada Sabtu(6/9) bertempat di laboratorium komputer madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik dari berbagai bidang studi yang sebelumnya telah mendapatkan bimbingan intensif dari guru pembina.
Ujicoba ini dirancang sebagai sarana evaluasi sekaligus pembekalan awal bagi peserta didik. Melalui kegiatan tersebut, mereka dapat berlatih mengerjakan soal berbasis komputer, memahami alur pelaksanaan ujian, serta mengasah kemampuan akademik sesuai standar kompetisi OMI. Guru pembina juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menilai kemampuan peserta sekaligus merumuskan strategi pembinaan berikutnya.
Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah, Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa ujicoba bukan sekadar latihan, melainkan bagian penting dari proses persiapan menghadapi kompetisi sebenarnya. “Ujicoba OMI ini menjadi bekal awal yang sangat berharga. Kami berharap peserta didik dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya, agar lebih siap, percaya diri, dan mampu bersaing dengan sehat pada ajang resmi nanti,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa madrasah terus berupaya menciptakan iklim belajar yang mendukung peserta didik untuk berkembang. Dukungan dari guru, tenaga kependidikan, serta fasilitas madrasah diharapkan dapat menumbuhkan motivasi sekaligus memacu semangat juang para peserta.
Dengan adanya ujicoba OMI, seluruh warga MAN 3 Tapanuli Tengah optimis bahwa peserta didiknya mampu tampil maksimal di tingkat kabupaten hingga nasional. Ujicoba ini diharapkan tidak hanya melatih kemampuan akademik, tetapi juga membentuk mental tangguh, disiplin, dan sikap sportivitas yang akan menjadi bekal penting dalam menghadapi berbagai kompetisi di masa depan.(ms)