
Barus (Humas) Kompetisi Sains Madrasah (KSM) adalah ajang kompetisi akademik tahunan yang diadakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya untuk siswa dan siswi madrasah. KSM bertujuan untuk mengembangkan potensi dan minat siswa dalam bidang sains dengan nilai-nilai keislaman. Siswa/i MIN 1 Tapanuli Tengah ikut serta dalam Kompetisi Sains Madrasah di hari ke tiga. Dan Siswa/i Sangat bersemangat dalam Kompetisi Sains Madrasah (03/07)
Setiap tahun, Kementerian Agama mengeluarkan panduan pelaksanaan KSM yang mencakup ketentuan lomba, materi yang diujikan, dan prosedur pendaftaran. Panduan ini berfungsi sebagai acuan bagi madrasah untuk mempersiapkan peserta kompetisi dengan lebih baik. Tujuan dari KSM ini yaitu meningkatkan mutu pendidikan madrasah di bidang sains dan teknologi. mengembangkan minat dan bakat siswa dalam bidang sains. Mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman. Manfaat Kompetisi Sains Madrasah untuk Memperkuat integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman dan memperbaiki citra madrasah sebagai lembaga pendidikan yang kompeten dalam bidang sains.
Pengawas Madrasah Nurdiyati Situmeang menyampaikan agar pada saat ujian tidak terburu-buru menjawab soal, dan di baca dengan baik soal tersebut supaya mendapatkan nilai yang maksimal. dan salah satu guru pembimbing perwakilan dari MIN 1 Tapanuli Tengah Nurbahriah Siregar juga mengatakan supaya Siswa/i kami sekalian menunjukkan kemampuannya dalam bidang sains dengan nilai-nilai keislaman dan tetaplah menjadi yang terbaik di Madrasahnya.
Kompetisi Sains Madrasah terus dievaluasi dan diperbarui untuk memastikan relevansi dan efektivitasnya. Ini mencakup penyesuaian materi ujian, metode penilaian, dan integrasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan terbaru serta nilai-nilai keislaman yang lebih mendalam. KSM tidak hanya berfungsi sebagai kompetisi akademik, tetapi juga sebagai wahana untuk menumbuhkan generasi yang unggul dalam sains serta berakhlak mulia sesuai dengan ajaran Islam.