Kreativitas dan Kekompakan Bersatu Murid MAN 3 Tapanuli Tengah Berlaga di Lomba Pionering PGM 2026

Pandan (Humas)  Semangat, kreativitas dan kekompakan murid MAN 3 Tapanuli Tengah terlihat dalam keikutsertaan pada Lomba Pionering dalam rangkaian Perkemahan Gebyar Madrasah (PGM) Tahun 2026 yang digelar di Barus. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para murid untuk mengasah keterampilan kepramukaan sekaligus membangun kerja sama dan jiwa pantang menyerah,Senin(24/5).

Dalam perlombaan tersebut murid MAN 3 Tapanuli Tengah menunjukkan kemampuan dalam merancang dan membangun pionering dengan mengandalkan ketelitian, kreativitas serta kekompakan setiap anggota regu. Setiap simpul dan ikatan dikerjakan dengan penuh konsentrasi agar menghasilkan karya yang kokoh dan sesuai dengan ketentuan perlombaan.

Sebelum mengikuti perlombaan para murid telah melakukan berbagai persiapan dan latihan secara bersama-sama. Latihan tersebut dilakukan untuk meningkatkan keterampilan dalam membuat simpul dan ikatan sekaligus membangun koordinasi antarangota regu agar dapat bekerja secara efektif selama perlombaan berlangsung.

Kakak pembimbing Nursabina Situmeang menyampaikan bahwa persiapan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis tetapi juga pada kekompakan dan kesiapan mental para murid. Menurutnya, setiap anggota regu memiliki peran penting dalam menyelesaikan tantangan pionering, sehingga diperlukan komunikasi, ketelitian dan rasa saling percaya.

“Anak-anak sudah berusaha dan berlatih dengan sungguh-sungguh. Saya berharap mereka tetap percaya diri, kompak dan tidak mudah menyerah selama perlombaan. Apa pun hasilnya nanti jadikan pengalaman ini sebagai pembelajaran untuk terus meningkatkan kemampuan,” ujar Nursabina.

Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., turut mengapresiasi semangat dan usaha yang ditunjukkan para murid. Keikutsertaan dalam PGM 2026 merupakan kesempatan berharga bagi murid untuk mengembangkan potensi sekaligus membawa nama baik madrasah.

“Kami sangat mengapresiasi semangat anak-anak dalam mengikuti setiap rangkaian PGM 2026. Yang terpenting adalah bagaimana mereka mampu menunjukkan kekompakan, kedisiplinan, kreativitas dan sikap pantang menyerah. Jadikan setiap perlombaan sebagai pengalaman untuk belajar dan berkembang menjadi pribadi yang lebih mandiri dan bertanggung jawab,” ujar Juraida.

Keikutsertaan dalam Lomba Pionering tidak hanya berorientasi pada hasil perlombaan tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter murid. Melalui kegiatan ini mereka belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, ketelitian serta pentingnya saling mendukung dalam mencapai tujuan bersama.

Partisipasi dalam kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kegiatan kepramukaan di madrasah menjadi ruang bagi murid untuk mengembangkan keterampilan dan karakter positif. Dengan semangat kebersamaan, kerja keras dan kreativitas murid MAN 3 Tapanuli Tengah terus berupaya memberikan penampilan terbaik serta mengharumkan nama madrasah dalam ajang PGM Tahun 2026.(ms)

pilar12
pilar12
slot gacor
slot 777
sbobet 88
akun pro france
fleetnetwork.com.au
slot online
slot 4d
https://sydneyuniforms.com.au/