KUA Sorkam Sambut Tim Monitoring dari Bimas Islam terkait Implementasi Bimbingan Perkawinan Mandiri

Sorkam (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sorkam menyambut dan mendengarkan arahan dari Tim Monitoring Kasi Bimas Islam terkait implementasi program layanan keagamaan tentang Bimbingan Perkawinan (Bimwin) yang menerapkan budaya kerja Manortor ( Melayani, Akuntabel, Normatif, Objektif, Responsif, Toleran, Optimis dan Ramah)  di KUA Sorkam tahun 2025, Senin (15/09/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, H.Bincar Halomoan Siregar, bersama staf Bimas, Ka.KUA, Penyuluh Agama Islam, Penghulu, serta pegawai fungsional lainnya di lingkungan KUA Sorkam.

 Dalam bimbingannya, Kasi Bimas Islam Binchar Halomoan Siregar, S.Ag,.M.M, menyampaikan penjelasan terkait budaya kerja Manortor dalam praktik keagamaan Bimwin Mandiri yang dilakukan di KUA Sorkam. ” “Bimbingan perkawinan ini sangat penting agar calon pengantin bisa menjalankan kehidupan rumah tangga sesuai tuntunan agama. Tujuannya membangun rumah tangga yang kokoh, harmonis, dan penuh kasih sayang dalam bingkai sakinah, mawaddah, wa rahmah,” ujarnya.

Bimwin Mandiri merupakan komitmen KUA Sorkam dalam mendukung program Penguatan Ketahanan Keluarga yang diinisiasi Kementerian Agama RI. ” Melalui program ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif untuk menekan angka perceraian sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan rumah tangga masyarakat ” tegasnya.

Tidak lupa juga Kepala KUA Sorkam H. Ali Wardana A Pulungan, menyampaikan bahwa bimbingan ini merupakan bagian dari komitmen KUA dalam membentuk keluarga harmonis sejak dini. “Kami ingin memastikan calon pengantin memahami peran, hak, dan kewajiban masing-masing dalam rumah tangga. Bimwin ini adalah ikhtiar untuk menciptakan generasi keluarga yang kokoh secara spiritual dan sosial,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan Bimwin Mandiri di KUA menjadi solusi efektif dalam menjangkau pasangan yang belum sempat mengikuti program reguler. Diharapkan kegiatan ini menjadi bekal yang memadai dalam mengarungi kehidupan berumah tangga di tengah tantangan zaman.