MAN 2 Tapanuli Tengah Gelar Ujian Semester Genap Berbasis Online, Kepala Madrasah Pantau Langsung Kelancaran Sistem

Sorkam Barat (Humas) – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah H. Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd., melakukan monitoring dan evaluasi secara langsung terhadap pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) genap tahun ajaran 2025/2026. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian ujian yang diikuti oleh ratusan siswa tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan tanpa kendala teknis. Didampingi oleh ketua panitia dan tim teknis, kepala madrasah menyisir sejumlah ruang kelas guna melihat langsung jalannya ujian dari dekat. Selasa, 9/06/26

Berbeda dengan metode konvensional, ujian kali ini sepenuhnya memanfaatkan teknologi digital melalui pelantar (platform) ujian berbasis online yang diakses menggunakan gawai atau laptop masing-masing siswa. Peralihan ke sistem digital ini merupakan bagian dari komitmen MAN 2 Tapanuli Tengah untuk menciptakan efisiensi administrasi, menekan penggunaan kertas (paperless), serta mempercepat transparansi penilaian hasil belajar siswa secara real-time.

Di sela-sela pemantauannya, Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah memberikan arahan sekaligus motivasi kepada para peserta didik dan pengawas ruang. Beliau menegaskan bahwa transformasi digital di lingkungan madrasah harus dibarengi dengan kesiapan mental dan integritas yang tinggi dari seluruh warga sekolah. Pihak madrasah juga menyiagakan tim proktor dan teknisi di setiap koridor kelas untuk mengantisipasi jika terjadi gangguan jaringan internet secara mendadak.

“Monitoring ini penting untuk memastikan infrastruktur jaringan dan pelantar ujian kita benar-benar stabil saat digunakan secara massal. Namun yang jauh lebih utama dari sekadar kecanggihan teknologi adalah kejujuran anak-anak kami dalam menjawab soal,” ujar Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah saat ditemui di lokasi ujian. Beliau juga menambahkan, “Ujian berbasis online ini melatih kemandirian dan tanggung jawab siswa. Kami ingin membuktikan bahwa madrasah mampu mencetak generasi yang tidak hanya hebat secara akademik dan melek digital, tetapi juga memiliki karakter akhlakul karimah yang jujur.”

Lebih lanjut, Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah juga menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap sistem ini untuk pelaksanaan di masa depan. “Kami menyadari bahwa perpindahan ke sistem digital memerlukan adaptasi yang konsisten. Oleh karena itu, narasi pengawasan tidak hanya fokus pada siswa, tetapi juga pada kesiapan guru dalam mengelola nilai secara digital pascaujian. Saya berharap hasil dari ujian semester ini dapat menjadi cerminan objektif dari pencapaian akademis siswa sekaligus menjadi batu loncatan bagi madrasah kita untuk terus bertransformasi menuju tata kelola pendidikan berbasis digital yang modern dan inklusif,” pungkasnya menutup pemantauan.