
Sorkam Barat (Humas) – Jembatan persahabatan dan komunikasi lintas negara terjalin semakin erat di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah. Guru Bahasa Inggris madrasah,Chotni Rizkiah Gutlom, S.Pd., hari ini secara resmi mengirimkan balasan surat penpal (sahabat pena) yang ditulis oleh siswa/i kepada sahabat pena mereka di Malaysia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya inovatif MAN 2 Tapanuli Tengah untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa secara praktis dan menyenangkan. Program penpal ini telah dimulai beberapa waktu lalu, memungkinkan siswa/i MAN 2 Tapanuli Tengah berinteraksi langsung dengan teman sebaya dari negara tetangga, Malaysia. Melalui kegiatan ini, siswa/i tidak hanya melatih kemampuan menulis (writing skill) dalam Bahasa Inggris, tetapi juga belajar mengenai budaya, kehidupan sehari-hari, dan perspektif dari orang-orang di luar negeri.
Chotni Rizkiah Gutlom, S.Pd., menjelaskan bahwa proses penulisan surat balasan ini diawasi ketat. “Setiap surat dikoreksi, baik dari segi tata bahasa, kosakata, hingga struktur kalimat. Tujuannya agar siswa tidak hanya menulis, tapi juga memahami nuansa dan etika komunikasi dalam Bahasa Inggris secara tertulis,” terangnya. “Ini adalah pembelajaran otentik yang tidak bisa didapatkan hanya dari buku teks.”
Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah, H. Muhammad Lufti Siambaton., menyambut baik inisiatif program penpal ini. “Program ini adalah langkah cerdas dalam mempersiapkan siswa/i kita menjadi warga dunia yang kompeten. Kemampuan berbahasa Inggris yang baik, ditambah dengan wawasan lintas budaya, adalah modal penting di masa depan,” pungkasnya.
Dengan pengiriman balasan surat ini, diharapkan ikatan persahabatan antara siswa/i MAN 2 Tapanuli Tengah dan sahabat pena mereka di Malaysia semakin kuat, sekaligus memacu semangat belajar Bahasa Inggris yang lebih tinggi.