
Sorkam Barat (Humas) – Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila MAN 2 Tapanuli Tengah (Tapteng) sedang mempersiapkan sebuah pementasan drama kolosal yang bersifat reflektif. Kegiatan ini bertujuan tidak hanya mengenang tragedi masa lalu, tetapi lebih mendalam, mengajak seluruh warga madrasah untuk merenungi dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Puluhan siswa terlibat aktif dalam proses latihan intensif, menunjukkan komitmen madrasah dalam penguatan pendidikan karakter kebangsaan. Sabtu, 27 September 2025.
Pementasan drama ini tidak sekadar berfokus pada narasi sejarah G30S/PKI, melainkan juga menyoroti bagaimana ideologi Pancasila mampu menjadi pemersatu di tengah berbagai ancaman dan perbedaan. Para siswa dan guru menyempurnakan naskah yang menekankan pada kisah heroik para pahlawan revolusi dan pentingnya menjaga keutuhan NKRI. Latihan meliputi pendalaman karakter, sinkronisasi musik, dan pemanfaatan properti sederhana untuk menciptakan suasana yang syahdu dan khidmat.
Chotni Rizkiah Gultom, S.Pd., selaku Koordinator mengungkapkan bahwa tantangan terbesar adalah membuat siswa merasakan bukan hanya menghafal sejarah. “Drama ini adalah laboratorium emosi kami. Kami ingin siswa tahu bahwa Kesaktian Pancasila bukan hanya jargon, tetapi bukti bahwa nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, dan ketuhanan yang ada di dalamnya tidak akan pernah bisa dihancurkan,” ujarnya. Ia juga menambahkan, latihan ini juga menjadi ajang pengembangan bakat seni siswa di luar akademik.
Kegiatan persiapan intensif ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Madrasah H. Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd., Beliau berharap, melalui pementasan drama ini, pesan-pesan moral dan ideologi kebangsaan dapat tersampaikan secara efektif kepada seluruh siswa. Selain drama, madrasah juga menyiapkan berbagai kegiatan lain seperti upacara bendera dan diskusi tematik mengenai pengamalan Pancasila di era digital. Seluruh rangkaian acara ini dirancang untuk memperkuat wawasan kebangsaan pelajar madrasah.
Dengan latihan yang kian matang, siswa-siswi MAN 2 Tapanuli Tengah menunjukkan kesiapan mereka untuk menyajikan sebuah karya yang menyentuh dan penuh makna. Pementasan drama di Hari Kesaktian Pancasila diharapkan menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat patriotisme dan komitmen untuk menjadikan Pancasila sebagai filter utama dalam menghadapi tantangan zaman. Semangat para pelajar ini adalah bukti nyata bahwa madrasah berperan aktif dalam melahirkan generasi yang mencintai agama dan negaranya.