
Barus (humas), MTsN 1 Tapanuli Tengah memanfaatkan kegiatan class meeting pasca berakhirnya asesmen semester genap, dengan menggelar program bimbingan belajar iqra bagi siswa yang masih dalam tahap belajar Al-qur’an. Program ini yang berlangsung selama 10 hari dengan durasi 1 jam setiap harinya, kegiatan ini dilaksanakan di masjid madrasah, dimulai setelah apel pagi pukul 07.30 WIB hingga 08.30 WIB dan di dampingi langsung oleh para guru PAI di MTsn 1 tapanuli tengah.
Kepala MTsN 1 Tapanuli Tengah, Maria Ulfah Siregar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya madrasah dalam membentuk karakter religius peserta didik, melalui upaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik. “class meeting tidak hanya menjadi ajang perlombaan dan pengembangan bakat siswa, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat pembinaan keagamaan. Melalui program pembinaan ini, kami berharap siswa yang masih belajar iqra dapat memperoleh pendampingan yang maksimal sehingga kemampuan membaca Al-Qur’an semakin baik,” ujarnya.
Salah seorang guru pembimbing mengaji, Halimah Lubis, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mendapatkan respons yang positif dari para siswa. “alhamdulillah, siswa mengikuti pembelajaran dengan antusias. Mereka menunjukkan semangat yang tinggi untuk belajar dan terus berusaha meningkatkan kemampuan membaca iqra, dari 18 orang siswa yang mengikuti program intensif ini, baru 1 orang yang tuntas iqra dan sudah bisa naik ke Al-qur’an. Kami berharap bimbingan ini dapat membantu mereka lebih cepat mencapai kelancaran dalam membaca Al-qur’an,” tuturnya.
Lebih lanjut, Halimah Lubis, juga menuturkan “program bimbingan iqra ini dilaksanakan secara terstruktur dengan membagi siswa kedalam beberapa kelompok sesuai tingkatan masing-masing. Para guru pembimbing mengaji memberikan pendampingan mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, perbaikan makhraj, hingga latihan membaca iqra secara bertahap agar siswa lebih lancar dan percaya diri dalam belajar. Selain memperoleh pendampingan secara langsung dari guru pembimbing mengaji, siswa juga mendapatkan motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan belajar Al-qur’an” tutupnya.
Kepala MTsN 1 Tapanuli Tengah mengapresiasi dedikasi para guru pembimbing mengaji yang telah meluangkan waktu selama 10 hari ini dalam mendampingi para siswa. Melalui program ini, diharapkan kemampuan membaca Al-qur’an siswa semakin meningkat dan menjadi bekal penting dalam kehidupan sehari – hari. Dengan demikian, class meeting tidak hanya menjadi sarana rekreasi dan kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter religius yang bermanfaat bagi peserta didik. (Masripah)