
Pinangsori (Humas) — MTs Negeri 2 Tapanuli Tengah menggelar Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang penuh makna pada Selasa (25/02) di halaman madrasah. Acara yang sederhana namun penuh hikmah ini dihadiri oleh para tamu undangan, seluruh peserta didik, guru, dan pegawai madrasah, serta menjadi momen penting untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Isra’ Mi’raj peristiwa besar dalam sejarah Islam yang melibatkan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem, lalu naik ke Sidratul Muntaha, tidak hanya dikenang sebagai sebuah peristiwa, tetapi juga sebagai sumber ajaran penting, yaitu perintah langsung dari Allah mengenai kewajiban salat lima waktu.
Pada peringatan Isra Mi’raj kali ini, seluruh rangkaian acara dijalankan oleh OSIM MTSN 2 Tapanuli Tengah. Dari mulai MC, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan kegiatan dilaksanakan dengan penuh semangat oleh para peserta didik. Ini menjadi wadah bagi mereka untuk berekspresi dan mengembangkan keberanian tampil di depan umum, memberikan dampak positif terhadap kepercayaan diri mereka.
Acara dimulai tepat pukul 08.00 dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Shofuro’ siswa kelas 8-1. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia dan Kepala Madrasah, Kawati.S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya memahami makna Isra Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari. “Peringatan Isra Mi’raj bukan hanya sekadar mengenang sejarah, tetapi lebih kepada menjadi momentum untuk memperbaiki kualitas shalat kita, terutama bagi anak-anak agar lebih rajin dan disiplin menjalankan shalat lima waktu,” ujar Kawati.
Puncak acara diisi dengan ceramah agama yang dibawakan Oleh Ustad Rizkan Zadida Gea.S.Pd dari Kota Sibolga.Dalam ceramahnya, Rizkan mengajak kita semua untuk meneladani Rasulullah SAW dan menjadikan salat sebagai kebutuhan hati, bukan hanya kewajiban semata. Gaya penyampaian yang menarik berhasil menyentuh hati para peserta didik dan membuat suasana semakin khidmat. Selain itu, acara selingan dari Penampilan siswi yaitu Vocal Religi dan Pidato 3 Bahasa.
Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Al Ustad, untuk memohon keberkahan bagi madrasah dan seluruh peserta didik. Peringatan Isra Mi’raj ini diharapkan bukan hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi juga memberi pengaruh positif dalam pembentukan karakter siswa.
Dengan semangat Isra Mi’raj, MTSN 2 Tapanuli Tengah terus berkomitmen untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, disiplin, dan berprestasi. Semoga acara ini dapat menginspirasi siswa untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan kualitas ibadah mereka.AW