Meski Berlumpur Semangat Peserta Didik MAN 3 Tapanuli Tengah Tak Pernah Surut

Pandan (Humas)-Meski lingkungan madrasah masih dipenuhi lumpur sisa bencana alam, semangat peserta didik MAN 3 Tapanuli Tengah tetap berkobar. Dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab, para peserta didik turun langsung ke lapangan untuk membersihkan area madrasah yang terdampak, sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan sekolah mereka,Rabu(9/1).

Sejak pagi hari peserta didik tampak bahu-membahu membersihkan lumpur yang menutupi halaman, selokan serta area sekitar fasilitas madrasah. Tanpa menghiraukan pakaian yang kotor dan kaki yang terbenam lumpur mereka bekerja sama mengangkat sisa material banjir dan merapikan lingkungan agar kembali layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kebersamaan, kepedulian dan tanggung jawab sosial terus ditanamkan di MAN 3 Tapanuli Tengah. Peserta didik tidak hanya belajar di dalam kela tetapi juga belajar melalui aksi nyata yang mencerminkan karakter pelajar madrasah yang peduli dan berakhlak mulia.

Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., mengapresiasi semangat dan keikhlasan para peserta didik dalam mengikuti kegiatan tersebut. Ia menyampaikan rasa bangga atas partisipasi aktif peserta didik yang menunjukkan kepedulian tinggi terhadap madrasah meskipun harus bekerja di tengah kondisi yang tidak mudah.

Juraida Siregar mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya bertujuan membersihkan lingkunga tetapi juga menanamkan nilai karakter kepada peserta didik, seperti kerja sama, empati dan semangat pantang menyerah. Ia menegaskan bahwa pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga yang akan membentuk kepribadian peserta didik di masa depan.

Beliau juga menyampaikan bahwa kondisi madrasah yang sempat terdampak cukup parah akibat bencana alam membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh warga madrasah. Oleh karena itu, peran serta peserta didik dalam kegiatan ini sangat berarti dalam mempercepat proses pemulihan lingkungan madrasah.

Para peserta didik pun mengaku senang dapat terlibat langsung dalam aksi bersih-bersih tersebut. Meski lelah dan harus berhadapan dengan lumpur yang tebal mereka tetap antusias karena merasa memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga dan merawat madrasah sebagai rumah kedua mereka.

Kegiatan gotong royong ini juga mempererat kebersamaan antarpeserta didik lintas kelas. Mereka saling membantu dan menyemangati satu sama lain sehingga pekerjaan yang berat terasa lebih ringan dan dapat diselesaikan secara bersama-sama.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan lingkungan MAN 3 Tapanuli Tengah dapat kembali bersih, nyaman dan kondusif untuk menunjang proses pembelajaran. Selain itu, semangat kepedulian terhadap lingkungan diharapkan terus tumbuh dan menjadi budaya positif di kalangan peserta didik.

Meski berlumpur semangat peserta didik MAN 3 Tapanuli Tengah tak pernah surut. Melalui aksi nyata ini, mereka telah menunjukkan bahwa kepedulian, kebersamaan dan tanggung jawab adalah nilai utama yang terus dijunjung tinggi oleh warga madrasah dalam menghadapi setiap tantangan.(ms)