
Pandan (Humas) – MIN 1 Tapanuli Tengah mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila di Lapangan Merdeka Barus, Pelaksanaan Upacara Hari Lahir Pancasila di Peminpin oleh Camat Barus, dan Upacara ini di hadiri oleh Kepala Sekolah, Guru-Guru se Kecamatan Barus, Pegawai Kantor Camat, Pegawai Puskesmas, Aparat Desa, serta Murid- Murid se Kecamatan Barus. Barus (01/06).
Dalam momentum yang bersejarah ini Camat Barus dalam amanatnya mengajak seluruh komponen bangsa dimanapun berada untuk bahu membahu dalam membumikan nilai-nilai pancasila kedalam segala aspek kehidupan. Semua di ajak agar berkolaborasi dalam menjaga kerukunan dan keutuhan sebagai wujud pengamalam nilai-nilai pancasila. kita berkumpul untuk memperingati hari yang sangat penting dalam sejarah bangsa kita, yaitu Hari Lahir Pancasila. Pentingnya dalam memperingati Hari Lahir Pancasila ini sebagai momentum untuk mengingat kembali nilai-nilai luhur yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pada tanggal 1 Juni 1945, Pancasila dirumuskan sebagai dasar negara kita, fondasi yang mengikat dan mengarahkan perjalanan bangsa Indonesia. Pancasila adalah hasil dari pemikiran mendalam dan kerja keras para pendiri bangsa, yang bercita-cita untuk membentuk sebuah negara yang adil, makmur, dan bersatu. Lima sila yang terkandung dalam Pancasila adalah pedoman bagi kita semua dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dalam Sila pertama ini mengajarkan kita untuk mengakui dan menghormati keberadaan Tuhan Yang Maha Esa. Dalam kehidupan sehari-hari, kita diwajibkan untuk menjalankan ibadah sesuai dengan kepercayaan dan agama masing-masing, serta saling menghormati antar umat beragama, Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
Sila ke 2 menuntut kita untuk selalu bertindak adil dan beradab dalam berinteraksi dengan sesama manusia. Kita harus menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan dalam setiap aspek kehidupan kita.
Sila Ketiga: Persatuan Indonesia. Sila 3 menegaskan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Meskipun kita terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya, kita adalah satu bangsa, bangsa Indonesia. Kita harus selalu mengedepankan persatuan dan menghindari perpecahan.
Sila ke empat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Sila 4 mengajarkan kita untuk menghormati proses demokrasi dan keputusan yang diambil melalui musyawarah untuk mencapai mufakat. Setiap keputusan yang diambil harus mengutamakan kepentingan rakyat dan dilandasi oleh hikmat kebijaksanaan. Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Sila ke 5 mengingatkan kita untuk selalu berupaya mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Keadilan sosial bukan hanya tentang distribusi kekayaan, tetapi juga tentang kesempatan yang sama bagi semua orang untuk hidup sejahtera.
Hari Lahir Pancasila adalah momentum bagi kita semua untuk kembali merenungkan dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Marilah kita bersama-sama menjadikan Pancasila sebagai pegangan dalam menghadapi tantangan zaman dan menjaga keutuhan NKRI.