
Pandan (Humas) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri 7 Tapanuli Tengah turut menghadiri kegiatan Implementasi Pendidikan Kependudukan Jalur Pendidikan Formal dan Non Formal Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan di SMA Matauli Pandan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Tapanuli Tengah Yesi Maya Sari serta perwakilan dari berbagai satuan pendidikan formal dan non formal di wilayah Tapanuli Tengah.
Dalam sambutannya, Yesi Maya Sari menyampaikan pentingnya peran pendidikan dalam membentuk generasi muda yang sadar akan kependudukan dan pembangunan keluarga berencana. “Pendidikan kependudukan bukan hanya tentang angka, tetapi tentang bagaimana generasi muda memahami perannya dalam membangun masa depan bangsa yang seimbang dan berkualitas,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai strategi integrasi pendidikan kependudukan ke dalam kurikulum sekolah serta penguatan sinergi antara lembaga pendidikan formal dan non formal dalam membangun karakter dan kesadaran kependudukan di kalangan pelajar.
Kepala MIN 7 Tapanuli Tengah Juslaini Munthe menyambut positif kegiatan ini dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. “Kami melihat kegiatan ini sangat bermanfaat bagi lembaga pendidikan, terutama dalam menanamkan nilai tanggung jawab sosial dan kesadaran akan pentingnya perencanaan keluarga sejak dini,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para pendidik dapat menerapkan nilai-nilai pendidikan kependudukan dalam proses pembelajaran, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat, sehingga mampu mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berwawasan kependudukan.