
Sorkam Barat (Humas) – Inovasi dalam dunia pendidikan terus berkembang, salah satunya di bidang olahraga. Guru pendidikan jasmani dan kesehatan (Penjaskes) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah (Tapteng) baru-baru ini menerapkan metode pembelajaran kreatif untuk mengenalkan teknik dasar lempar lembing kepada para siswanya. Dengan menggunakan modifikasi alat, para siswa diajak untuk lebih mudah memahami dan mempraktikkan teknik olahraga atletik ini tanpa rasa takut dan khawatir cedera 22/9/2025
Pembelajaran ini dilaksanakan di halaman sekolah dan diikuti oleh siswa kelas XII-4. Langkah ini diambil untuk mengatasi keterbatasan alat lembing standar yang berat dan kurang aman bagi pemula. Modifikasi alat yang digunakan berupa kayu atau bambu berukuran kecil yang ujungnya dibuat tumpul dan dilapisi karet. Alat ini dirancang agar ringan, mudah dipegang, dan tidak berbahaya sehingga siswa bisa lebih leluasa mencoba berbagai teknik lemparan.
Muhammad Maulidi Hasyim, S.Pd., selaku guru Penjaskes, menjelaskan bahwa tujuan utama dari metode ini adalah untuk membangun pondasi teknik yang kuat sejak dini. “Penggunaan alat modifikasi ini sangat efektif untuk menghilangkan rasa cemas pada siswa. Mereka bisa fokus pada gerakan dasar, seperti cara memegang lembing, posisi tubuh saat awalan, dan koordinasi saat melempar, tanpa perlu memikirkan bobot atau risiko cedera dari lembing yang asli,” tuturnya.
Selama sesi latihan, para siswa tampak antusias dan bersemangat. Mereka secara bergantian mencoba melempar lembing modifikasi sambil mendapatkan bimbingan langsung dari guru olahara Maulidi Hasyim. Hasilnya, para siswa mampu melakukan gerakan dasar dengan lebih baik, menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap teknik yang diajarkan. Latihan ini juga menjadi ajang yang menyenangkan bagi siswa untuk berinteraksi dan mengasah kemampuan motorik mereka.
Inisiatif guru olahraga MAN 2 Tapteng ini membuktikan bahwa keterbatasan sarana dan prasarana bukan menjadi penghalang untuk menciptakan proses belajar-mengajar yang efektif dan menyenangkan. Dengan kreativitas dan inovasi, pendidikan olahraga dapat disajikan dengan cara yang lebih menarik, sekaligus memastikan keselamatan dan kenyamanan siswa selama beraktivitas.