
Pandan (Humas) – Dalam upaya meningkatkan pemahaman moderasi beragama di kalangan remaja, Penyuluh Agama Islam Non PNS di Kantor Urusan Agama (KUA) Tukka Tapanuli Tengah. Terus berperan aktif dalam memberikan penyuluhan Agama Islam. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum’at (07/06) di serambi masjid Nurul Ikhwan Desa Huraba, sebagai langkah konkret untuk membangun sikap toleransi, kerukunan, dan menghindari radikalisme di tengah-tengah generasi muda.
Penyuluhan yang diselengarakan secara rutin ini di focuskan pada pemahaman moderasi beragama, dengan tujuan agar remaja dapat memahami nilai-nilai Islam yang toleran dan menghormati perbedaan. Dalam sesi penyuluhan, Penyuluh Agama Islam Non PNS, Andri Manofo Sitompul, S.Pd.I mengajak para remaja untuk membuka pikiran, bertoleransi, dan memahami bahwa keberagaman adalah anugerah yang harus dijaga bersama.
Salah satu metode yang diterapkan dalam kegiatan penyuluhan adalah diskusi interaktif, dimana remaja diajak untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai topik yang berkaitan dengan moderasi beragama. Andri Manofo Sitompul, S.Pd.I juga menggunakan pendekatan khusus nyata untuk memperjelas konsep moderasi beragama dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam.
Kepala KUA Kecamatan Tukka, Mhd. Shalahuddin Siregar S.Th.I, menyambut positif inisiatif penyuluh Agama Islam Non PNS dalam meningkatkan pemahaman moderasi beragama dikalangan remaja. Ia berharap bahwa melalui kegiatan ini, generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai kearifan lokal dan toleransi dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Para peserta penyuluhan memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini, menyatakan bahwa mereka merasa lebih faham dan termotivasi untuk mengamalkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari”.ungkapnya
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan bahwa masyarakat di Huraba dapat terus melahirkan generasi muda yang memahami dan mengaplikasikan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat membangun kerukanan dan keberagaman yang harmonis ditengah-tengah masyarakat.