
Pandan (Humas). Arsiparis Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, Lisda Maria Br. Manurung, S.Pd.K turut serta dalam pembinaan masyarakat secara langsung. Beliau menegaskan bahwa dalam dunia yang terus berubah, oleh karena itu kita membutuhkan Tuhan. Pesan ini disampaikannya dalam Penyuluhan kepada Kaum Gabungan yang dilaksanakan di salah satu rumah warga di Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah, Minggu (21/09).
Dalam Penyuluhan ini, Lisda mengangkat tema “Tuhan Harapanku” dengan nats utama dari Mazmur 71:5, Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya ALLAH. Lisda menjelaskan bahwa nats ini merupakan pengakuan iman dari seseorang yang telah melewati banyak musim dalam hidup dan tetap menemukan bahwa Tuhan adalah satu-satunya harapan yang tidak mengecewakan.
“Kita tidak bisa berharap pada kekayaan, kekuatan, atau manusia, karena semuanya bisa gagal. Harapan kepada Tuhan bukan harapan kosong, melainkan harapan yang penuh dasar dan janji. Di saat dunia mengecewakan, Tuhan tetap setia,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Lisda juga mengingatkan kepada peserta Penyuluhan betapa pentingnya memperkenalkan Tuhan kepada generasi muda agar mereka punya dasar iman yang kuat untuk masa depan mereka. Hal ini menjadi pondasi yang akan menjadi pegangan dalam proses pertumbuhan generasi muda.
Beliau mengungkapkan, “Dunia bisa memberi harapan palsu, tapi Tuhan memberi harapan yang hidup. Dia tidak berubah, tidak meninggalkan, dan tidak mengecewakan.” Kegiatan yang dihadiri oleh peserta dari beragam usia ini berlangsung dengan khidmat. “Di mana harapanmu diletakkan hari ini? Mari datanglah kepada Tuhan,” lanjutnya.
Para peserta Penyuluhan mendengarkan dengan penuh perhatian dan turut aktif memberikan kesaksian atas kebaikan Tuhan dalam hidupnya. Lisda berharap melalui kegiatan ini, para peserta semakin menyadari bahwa hanya Tuhan lah harapan di tengah rumitnya kehidupan ini.