Persiapkan Mental Siswa, MIN 6 Tapanuli Tengah Gelar Simulasi TKA Secara Mandiri

Lopian (Humas) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Tapanuli Tengah sukses menyelenggarakan kegiatan simulasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi para peserta didik kelas akhir. Kegiatan ini dilaksanakan di ruangan Tata Usaha madrasah dengan tujuan untuk mengenalkan format ujian berbasis digital serta mengukur sejauh mana kesiapan akademik siswa sebelum menghadapi ujian yang sesungguhnya. Simulasi ini dirancang sedemikian rupa agar menyerupai kondisi ujian asli guna melatih ketenangan dan kemandirian siswa. 02/03/2026

Pelaksanaan simulasi ini dibagi ke dalam beberapa sesi untuk memastikan seluruh siswa mendapatkan fasilitas perangkat yang memadai. Fokus utama dari kegiatan ini bukan sekadar hasil nilai, melainkan penguasaan teknis dalam mengoperasikan perangkat ujian serta pemahaman terhadap manajemen waktu. Para siswa tampak antusias mengikuti instruksi, meskipun beberapa di antaranya mengaku sempat tegang saat pertama kali berhadapan dengan sistem ujian digital tersebut.

Kepala MIN 6 Tapanuli Tengah, Masyhur Tanjung dalam tinjauannya, memberikan arahan dan motivasi langsung kepada para peserta didik agar memanfaatkan momentum ini dengan serius. “Simulasi ini adalah jembatan bagi anak-anak kami agar tidak lagi merasa asing dengan sistem yang ada. Kami ingin memastikan bahwa saat hari pelaksanaan tiba, kendala mental seperti rasa gugup atau bingung terhadap sistem sudah bisa diminimalisir. Pendidikan kita harus adaptif terhadap teknologi, dan anak-anak harus siap dengan perubahan itu,” ujarnya dengan penuh semangat.

Di sisi teknis, peran proktor dan teknisi sangat krusial dalam menjaga kelancaran alur data dan stabilitas jaringan selama simulasi berlangsung. Proktor bertugas memastikan bahwa seluruh username dan password siswa dapat digunakan tanpa kendala serta memantau progres pengerjaan melalui sistem pusat. Disisi lain Teknisi Betugas Menyiapkan perangkat keras dan koneksi internet menjadi perhatian utama agar tidak ada siswa yang terhambat pengerjaannya akibat masalah teknis yang sebenarnya bisa dicegah sejak dini.

Senada dengan hal tersebut, Proktor MIN 6 Tapanuli Tengah Iskandar Zulkarnain Tanjung, menjelaskan bahwa secara keseluruhan sistem berjalan dengan sangat stabil. “Alhamdulillah, sinkronisasi data antara server lokal dan pusat tidak mengalami hambatan berarti. Kendala kecil seperti salah input data oleh siswa dapat segera kami tangani di lokasi. Kami terus memantau traffic jaringan agar proses upload jawaban berlangsung cepat dan akurat, sehingga anak-anak bisa fokus sepenuhnya pada soal di layar mereka,” jelasnya di sela-sela pemantauan ujian.

Kegiatan simulasi yang berlangsung seharian ini ditutup dengan sesi evaluasi antara pihak madrasah, proktor, dan para guru kelas. Hasil dari simulasi ini akan dijadikan bahan rujukan untuk memberikan pengayaan materi pada bagian-bagian yang dianggap sulit oleh mayoritas siswa. Dengan persiapan yang matang baik dari sisi sarana maupun prasarana, MIN 6 Tapanuli Tengah optimis dapat mencetak lulusan yang unggul dan melek teknologi dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.