
Sorkam Barat (Humas), 16 Oktober 2025 – Dalam rangka menyambut Hari Pahlawan, Kantor Pos Sorkam melakukan kunjungan edukatif ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah. Kunjungan ini memiliki misi penting, yakni mensosialisasikan dan membagikan brosur resmi mengenai “Lomba Menulis Surat untuk Pahlawanku” yang diselenggarakan oleh Pos Indonesia. Acara ini disambut antusias oleh Kepala Madrasah, guru, dan para siswa, yang melihatnya sebagai kesempatan emas untuk mengasah kemampuan literasi sekaligus menanamkan nilai-nilai kepahlawanan.
Tim dari Pos Sorkam yang hadir menjelaskan secara rinci mengenai tujuan dan mekanisme perlombaan. Lomba Menulis Surat untuk Pahlawanku ini merupakan ajang tahunan yang bertujuan menghidupkan kembali tradisi menulis surat di kalangan generasi muda, sekaligus memfasilitasi mereka untuk mengekspresikan rasa terima kasih, refleksi, dan harapan kepada para pahlawan bangsa. Para siswa MAN 2 Tapteng yang termasuk dalam kategori pelajar SLTA menjadi sasaran utama sosialisasi ini, didorong untuk menuangkan pemikiran dan perasaan mereka secara otentik melalui tulisan tangan.
Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah, H. Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd., menyambut baik inisiatif kolaboratif ini. Beliau menekankan bahwa lomba menulis surat ini sangat selaras dengan program penguatan literasi dan pendidikan karakter yang dijalankan madrasah. “Kami berterima kasih kepada Pos Sorkam atas kunjungannya. Lomba ini tidak hanya menguji keterampilan menulis anak-anak, tetapi juga mengajak mereka untuk merenungkan jasa pahlawan, yang merupakan inti dari pendidikan sejarah dan nasionalisme,” ujar Kepala Madrasah, seraya menginstruksikan guru Bahasa Indonesia dan Sejarah untuk memberikan pendampingan penuh kepada siswa.
Para siswa menerima brosur dan penjelasan teknis dengan penuh minat. Mereka mendapatkan informasi penting tentang persyaratan lomba, seperti penulisan harus dilakukan dengan tangan (handwriting), batasan tanggal pengiriman melalui cap pos, serta kriteria penilaian yang meliputi keaslian ide dan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Para siswa didorong untuk memilih salah satu tokoh pahlawan nasional dan menyampaikan pesan yang inspiratif, menjadikannya kesempatan untuk melibatkan emosi dan pemikiran kritis dalam sebuah karya tulis.
Diharapkan, kunjungan Pos Sorkam ini akan memicu gelombang partisipasi yang tinggi dari siswa MAN 2 Tapanuli Tengah. Melalui kegiatan ini, Pos Indonesia tidak hanya menjalankan fungsi pelayanannya, tetapi juga berperan aktif dalam memajukan budaya literasi dan semangat kebangsaan di lingkungan madrasah. Dengan semangat kepahlawanan yang diperingati setiap bulan November, MAN 2 Tapteng berkomitmen untuk mengirimkan karya-karya terbaik siswanya, menghidupkan kembali tradisi bersurat, dan menorehkan prestasi di tingkat nasional.