
Sorkam Barat (Humas) – Guna menyambut datangnya Hari Besar Islam, jajaran bidang Kesiswaan Misdarhayani, Pembina Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) Gito Raflianda, serta Wakil Kepala Madrasah (WKM) Bidang Kurikulum Mustofa Yusuf menggelar pertemuan khusus dengan Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah H. Muhammad Lufti Siambaton, M.Pd., Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja kepala madrasah ini bertujuan untuk mendiskusikan dan mematangkan rancangan agenda kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram yang akan datang. Koordinasi lintas lini ini dinilai krusial agar acara keagamaan tersebut dapat berjalan meriah tanpa mengorbankan agenda akademik utama sekolah. Selasa, 9/06/26
Dalam diskusi tersebut, pihak Kesiswaan bersama Pembina OSIM memaparkan draf proposal kegiatan yang berfokus pada pengembangan kreativitas dan spiritualitas siswa. Beberapa rencana kegiatan yang diusulkan meliputi pawai obor, perlombaan seni islami antar-kelas, hingga tablig akbar yang melibatkan seluruh warga madrasah. Rangkaian acara ini dirancang tidak hanya sebagai momentum perayaan semata, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi para siswa untuk mendalami makna hijrah dalam kehidupan sehari-hari serta mempererat tali ukhuwah islamiyah di lingkungan sekolah.
Sementara itu, WKM Bidang Kurikulum memberikan masukan penting terkait penyelarasan jadwal kegiatan dengan kalender akademik. Mengingat kegiatan perayaan akan memakan waktu efektif belajar, pihak kurikulum memastikan bahwa alokasi waktu untuk acara tersebut telah diperhitungkan dengan cermat agar tidak mengganggu ketuntasan materi pembelajaran. Sinergi antara OSIM dan bagian kurikulum ini memastikan bahwa kegiatan ekstrakurikuler yang bersifat religius tetap dapat berjalan beriringan dengan target-target akademis yang harus dicapai siswa.
Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif serta kesiapan yang ditunjukkan oleh timnya. Beliau menekankan bahwa momentum Tahun Baru Hijriah harus dimanfaatkan sebagai ajang refleksi diri bagi seluruh civitas akademika menuju arah yang lebih baik. “Saya sangat mendukung rancangan kegiatan yang telah disusun. Melalui momentum 1 Muharram ini, kita ingin menanamkan semangat hijrah, yaitu semangat untuk berkoordinasi, berinovasi, dan berhijrah dari kebiasaan lama menuju prestasi yang lebih tinggi, baik di bidang spiritual maupun intelektual,” ujar Kepala Madrasah memberikan arahan.
Pertemuan koordinasi ini diakhiri dengan kesepakatan bersama mengenai jadwal pelaksanaan dan pembagian tugas kepanitiaan yang melibatkan kolaborasi antara guru dan pengurus OSIM. Dengan adanya lampu hijau dan dukungan penuh dari kepala madrasah, panitia pelaksana kini mulai bergerak untuk mempersiapkan segala kebutuhan logistik dan teknis. Peringatan Tahun Baru Hijriah di MAN 2 Tapanuli Tengah ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat baru bagi seluruh warga madrasah dalam memasuki tahun yang baru dengan penuh optimisme.