
Pandan – Siswa kelas 5 MIN 7 Tapanuli Tengah melaksanakan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil ‘Alamin (P5P2RA) dengan tema “Memanfaatkan Bahan Lokal”. Dalam kegiatan ini, para siswa praktek memasak dengan bahan dasar ubi, didampingi oleh orang tua mereka.
Acara yang berlangsung pada (Selasa/17/12) ini bertujuan untuk mengenalkan nilai kearifan lokal sekaligus membangun kerja sama antara siswa dan orang tua. Kegiatan memasak dipandu oleh guru kelas dan melibatkan berbagai olahan kreatif berbahan ubi, seperti bola-bola ubi, kue ubi kukus, dan keripik ubi.
Kepala MIN 7 Tapanuli Tengah Hj. Juslaini Munthe, S.Ag, MM menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Melalui praktek seperti ini, siswa tidak hanya belajar tentang bahan pangan lokal, tetapi juga nilai gotong royong, kreativitas, dan rasa cinta terhadap lingkungan,” ujarnya.
Para orang tua yang terlibat juga menyambut positif program ini. Salah satu orang tua, mengatakan, “Kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain mendekatkan kami dengan anak-anak, mereka juga belajar banyak hal baru, seperti cara memasak dan menghargai hasil bumi lokal.”
Selain memasak, siswa juga mempresentasikan hasil masakan mereka di hadapan teman-teman dan guru. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi berbagi hasil masakan yang menciptakan suasana kebersamaan dan kehangatan di lingkungan sekolah.
Dengan kegiatan ini, diharapkan siswa dapat memahami pentingnya memanfaatkan bahan lokal sekaligus memperkuat karakter positif sebagai pelajar Pancasila yang kreatif, gotong royong, dan cinta lingkungan.