Siswa MAN 2 Tapanuli Tengah Beri Sejuk Jemaah Lewat Khutbah Jumat tentang Rezeki Halal

Sorkam Barat (Humas) – Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan ibadah salat Jumat kali ini. Salah seorang siswa dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah Gunawan Subanrio siswa kelas XI-1 dipercaya untuk berdiri di atas mimbar sebagai khatib di Masjid Al-Hikmah Telukroban. Dalam kesempatan tersebut, sang siswa menyampaikan khutbah yang mendalam dengan fokus utama mengajak seluruh jemaah untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat kehidupan yang telah dianugerahkan oleh Allah SWT hingga hari ini. Jumat, 15/05/26

Mengawali khutbahnya dengan membaca hamdalah, syahadat, serta selawat kepada Nabi Muhammad SAW, siswa MAN 2 Tapanuli Tengah ini mengingatkan jemaah akan pentingnya takwa. Ia mengutip Surah Ali Imran ayat 102, menyerukan agar umat Muslim bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benar takwa dan menjaga keimanan hingga akhir hayat. Di hadapan para jemaah, ia juga mendoakan agar segala nikmat yang diterima dapat menjadikan umat sebagai hamba terbaik sebelum kembali kepada-Nya dalam keadaan khusnul khatimah.

Memasuki inti materi khutbah, sang khatib Gunawan mengajak dirinya sendiri dan seluruh jemaah yang hadir untuk merenungkan pentingnya mencari rezeki yang halal dan berkah. Menurutnya, di era modern saat ini, pemahaman mengenai asal-usul harta sering kali terabaikan. Padahal, menjaga kebersihan rezeki yang dibawa pulang ke rumah adalah fondasi utama dalam membangun keluarga dan kehidupan yang diridai oleh Allah SWT.

Untuk memperkuat pesan tersebut, Gunawan mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 168. Dengan suara yang lantang dan fasih, ia membacakan ayat yang berbunyi, “Wahai manusia, makanlah apa yang ada di bumi yang halal lagi baik.” Melalui ayat ini, ia menegaskan bahwa agama Islam secara tegas memerintahkan umatnya untuk selektif dan memastikan bahwa cara serta jenis rezeki yang didapatkan benar-benar memenuhi kriteria halal dan thayyib (baik).

Keberhasilan Gunawan dalam menyampaikan pesan mulia ini tidak lepas dari bimbingan intensif pihak madrasah. Guru pembimbing Muhammad Taufan yang mendampingi mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas keberanian serta kefasihan sang siswa di atas mimbar. “Kami terus berupaya menempa mental dan spiritual anak-anak agar siap terjun ke masyarakat. Menyaksikan siswa kami mampu membawakan tema krusial seperti rezeki halal dengan sangat tenang dan menyentuh adalah sebuah kebahagiaan luar biasa, dan ini membuktikan bahwa kaderisasi dai di madrasah berjalan dengan baik,” tuturnya penuh apresiasi.

Sebagai penutup khutbahnya, siswa MAN 2 Tapanuli Tengah ini memberikan peringatan menyentuh mengenai fenomena sosial saat ini, di mana banyak orang tergoda mencari harta dengan cara yang batil. Ia menyebutkan contoh-contoh tindakan haram seperti menipu, mencuri, riba, dan mengambil hak orang lain. Ia mengingatkan dengan tegas bahwa harta yang diperoleh dari jalan yang salah tidak akan pernah membawa keberkahan, melainkan justru akan menjauhkan manusia dari ketenangan hidup di dunia dan akhirat.