Siswa MTsN 2 Tapanuli Tengah Laksanakan Praktik Shalat Jenazah secara Rutin

Pinangsori  (Humas) – Siswa Kelas IX MTsN 2 Tapanuli Tengah melaksanakan praktek shalat jenazah  di halaman Utama madrasah pada saat Apel pagi. Dimana kegiatan ini dilaksanakan tiap minggu secara bergiliran dari masing masing Kelas.

Pelaksanaan praktik shalat jenazah bertujuan agar siswa lebih memahami dan menguasai konsep tentang tata cara shalat jenazah dari posisi berdiri, niat, takbir pertama membaca surat Al Fatihah, takbir kedua membaca shalawat nabi Muhammad SAW, takbir ketiga doa pertama, takbir keempat doa kedua, setelah doa memberi salam ke kanan dan kekiri.

Selain itu, praktik yang dilaksanakan siswa kali ini juga bertujuan untuk memantapkan pengetahuan dan pelaksanaan tentang tata cara shalat jenazah para siswa, baik secara teori maupun praktik untuk ditampilkan pada saat mengisi acara perpisahan siswa kelas IX MTsN 2 Tapanuli Tengah yang kita laksanakan tiap tahunnya.

Guru mata pelajaran Fiqih Nurhafizah S.Pd.I selaku guru pembimbing  mengatakan kegiatan siswa tersebut ditujukan agar masyarakat mengetahui kemampuan dan kekurangan siswa  MTsN 2 Tapanuli Tengah yang telah menguasai berbagai keterampilan keagamaan khususnya pelaksanaan shalat Jenazah, sehingga siswa telah siap terjun dan menerapkannya di masyarakat.disamping itu juga,beliau menambahkan,tentunya ini memperkenalkan kegiatan kegiatan Apel pagi bagi siswa baru yang masuk di Madrasah kita ini.

Sementara itu pembina tata cara shalat jenazah Gustina Elfitrah Siregar.S.Pd.I  menuturkan, kegiatan praktik tersebut telah menjadi standar kompetensi pada mata pelajaran Fikih, dan sudah dipraktekkan langsung oleh siswa saat melaksanakan shalat jenazah ketika ada keluarga siswa maupun keluarga guru madrasah yang meninggal dunia. “Pembelajaran tata cara shalat jenazah di madrasah tidak hanya secara teori dan praktik, tetapi sudah dilaksanakan siswa saat pelaksanaan shalat jenazah ketika ada keluarga ataupun masyarakat di lingkungan siswa yang meninggal,” tuturnya.

Siswa yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah 25 orang perwakilan siswa kelas IX sebagai makmum, sebagai imam adalah Rudini siswa kelas IX-4.

Sementara itu salah satu siswa kelas IX-2 Muhammad Taufik Amin yang ikut mempraktikkan shalat jenazah mengaku sangat senang adanya praktik tersebut.

Selain itu Muhammad Taufik Amin mengungkapkan selama tiga tahun di Madrasah telah dibekali keterampilan keagamaan dan salah satunya shalat jenazah. “Semoga kami bisa menerapkannya dalam lingkungan masyarakat dan kali ini kami akan menampilkan praktek shalat jenazah di depan tamu undangan saat perpisahan nanti,” ujarnya.A.W