Tegakkan Kedisiplinan, Guru BK MAN 2 Tapanuli Tengah Proses Siswa Terlambat

Sorkam Barat (Humas) – Selasa, 06 Januari 2026 Guru Bimbingan Konseling (BK) MAN 2 Tapanuli Tengah mulai melakukan penertiban terhadap siswa yang terlambat pada minggu awal masuk sekolah semester genap. Langkah ini diambil secara intensif untuk mengembalikan budaya disiplin peserta didik setelah melewati masa libur panjang yang cukup lama. Setiap siswa yang datang melewati batas waktu langsung diarahkan petugas untuk berkumpul di area khusus guna menjalani pendataan.

Proses penanganan keterlambatan ini dipimpin langsung oleh tim BK dengan melakukan pencatatan identitas serta pemberian motivasi kedisiplinan. Para siswa diberikan pengarahan mengenai pentingnya manajemen waktu agar proses belajar mengajar di kelas tidak terganggu oleh kedatangan yang tidak tepat waktu. Pihak madrasah mengedepankan pendekatan persuasif namun tetap tegas agar siswa memahami konsekuensi dari setiap pelanggaran tata tertib.

Selain melakukan pendataan, Mardiana Siregar selaku guru BK juga menanyakan kendala yang dihadapi siswa sehingga terlambat sampai di gerbang madrasah. Informasi ini sangat penting bagi sekolah untuk menentukan langkah pembinaan yang tepat bagi siswa yang bersangkutan ke depannya. Hasil dari proses ini nantinya akan menjadi catatan perkembangan karakter yang akan dikoordinasikan bersama wali kelas masing-masing.

Kepala madrasah menegaskan bahwa pengawasan ketat di minggu pertama ini bertujuan untuk membentuk mentalitas pejuang ilmu yang menghargai waktu. Kedisiplinan yang dibangun sejak hari pertama sekolah diyakini akan menciptakan suasana lingkungan belajar yang jauh lebih kondusif dan teratur. Guru BK berkomitmen untuk terus memantau kehadiran siswa secara konsisten hingga ritme sekolah kembali stabil sepenuhnya.

Kegiatan pembinaan ini diakhiri dengan pemberian kesempatan bagi siswa terlambat untuk segera memasuki kelas setelah menyelesaikan proses administrasi kedisiplinan. Diharapkan dengan adanya tindakan nyata ini, angka keterlambatan siswa di MAN 2 Tapanuli Tengah dapat menurun secara signifikan pada hari-hari berikutnya. Madrasah terus berupaya mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas kepribadian yang kuat.