
Pandan (Humas) – Menjelang kegiatan Pembinaan ASN oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Tim Tari As Syifa MAN 3 Tapanuli Tengah terus menggelar latihan intensif di Lapangan MAN 3 Tapanuli Tengah. Kegiatan pembinaan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis 6 November 2025 di Aula STIE Al-Wasliyah Tapanuli Tengah.
Persiapan Tim Tari As Syifa ini merupakan bentuk partisipasi MAN 3 Tapanuli Tengah dalam menyambut kedatangan tamu kehormatan dari Kanwil Kemenagsu. Mereka akan menampilkan tarian penyambutan bernuansa budaya daerah sebagai simbol penghormatan dan kebanggaan madrasah terhadap pelestarian seni tradisional.
Setiap sore suasana Lapangan MAN 3 Tapanuli Tengah tampak hidup oleh lantunan musik tradisional dan langkah energik para penari. Mereka berlatih dengan penuh disiplin di bawah arahan pembina seni madrasah memastikan setiap gerakan tampil serasi dan berkesan. Meskipun di tengah kesibukan belajar semangat para peserta didik tidak surut sedikit pun.
Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Juraida Siregar turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa penampilan seni dari peserta didik menjadi bentuk kontribusi nyata madrasah dalam mendukung kegiatan Kementerian Agama serta menunjukkan kreativitas generasi muda madrasah.
“Latihan yang dilakukan anak-anak ini tidak hanya sekadar untuk tampil, tetapi juga melatih kedisiplinan, kerja sama dan rasa cinta terhadap budaya bangsa. Kami berharap penampilan mereka dapat memberi kesan positif bagi tamu dari Kanwil,” ujar Kepala Madrasah.
WKM Humas MAN 3 Tapanuli Tengah Asradewita menambahkan bahwa latihan sudah berlangsung sejak awal November. Selain gerak tari tim juga berfokus pada pembenahan kostum, ekspresi dan formasi agar penampilan nanti berlangsung sempurna.
Anggota Tim Tari As Syifa merasa bangga mendapat kesempatan tampil di hadapan Kepala Kanwil Kemenagsu. “Ini kesempatan berharga bagi kami. Kami ingin mempersembahkan yang terbaik untuk madrasah dan menunjukkan bahwa peserta didik MAN 3 Tapanuli Tengah bisa berprestasi di berbagai bidang,” ungkap Alfiansyah.
Dengan dukungan dari kepala madrasah, para guru dan seluruh peserta didik Tim Tari As Syifa MAN 3 Tapanuli Tengah optimis dapat menampilkan pertunjukan terbaik mereka. Penampilan ini tidak hanya sebagai hiburan tetapi juga bentuk nyata dedikasi madrasah dalam menjaga dan mengembangkan seni budaya di lingkungan pendidikan Islam.(ms)