Ujian Semester Selesai, Kesiswaan MAN 2 Tapanuli Tengah Ingatkan Siswa Segera Temui Guru untuk Remedial

Sorkam Barat (Humas) – Sehubungan dengan telah berakhirnya pelaksanaan Ujian Semester Genap tahun ajaran 2025/2026, Kesiswaan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah Misdarhayani Tanjung memberikan imbauan penting kepada seluruh peserta didik. Siswa-siswi yang nilai mata pelajarannya belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) atau Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) diminta untuk segera menjumpai guru mata pelajaran masing-masing. Langkah ini diambil agar proses perbaikan nilai dapat selesai tepat waktu sebelum pengisian rapor digital. 15/06/2026

Kesiswaan menegaskan bahwa kesadaran mandiri dan proaktif dari siswa sangat diperlukan dalam tahapan evaluasi ini. Siswa diingatkan untuk tidak menunda-nunda waktu untuk mengecek hasil ujian mereka kepada guru bidang studi. Menjumpai guru secara langsung bukan hanya sekadar untuk memperbaiki nilai yang belum tuntas, melainkan juga sebagai bentuk tanggung jawab dan rasa hormat siswa terhadap proses akademik yang telah dilalui.

“Kami meminta seluruh siswa yang nilainya belum mencapai batas tuntas untuk segera menghadap guru bidang studi masing-masing secara sopan. Jangan menunggu sampai guru yang mencari kalian, karena waktu pengolahan dan penginputan nilai ke aplikasi rapor madrasah sangat terbatas,” ujar Misdar selaku WKM Kesiswaan.

Guna mendukung kelancaran proses ini, pihak Kesiswaan juga telah berkoordinasi dengan para wali kelas untuk ikut memantau perkembangan nilai anak didik mereka. Para guru mata pelajaran di MAN 2 Tapanuli Tengah pun telah mempersiapkan skema remedial, baik berupa penugasan ulang maupun ujian perbaikan, guna membantu siswa memahami kembali materi yang dianggap masih sulit.

Melalui momentum akhir semester genap ini, pihak madrasah berharap para siswa dapat memetik pelajaran berharga mengenai kedisiplinan dan komunikasi yang baik dengan guru. Program remedial ini diharapkan tidak dipandang sebagai beban, melainkan sebagai kesempatan emas yang diberikan madrasah agar seluruh siswa dapat naik kelas dengan hasil capaian kompetensi yang optimal dan berintegritas.