Wakil Bupati Tapteng Bersama KaKan Kemenag Tapteng Launching Kampung Zakat Desa Jago-Jago

Tapteng (Humas) — Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah (Kemenag Tapteng) bersama Wakil Bupati Tapanuli Tengah secara resmi melaunching Program Kampung Zakat di Desa Sijago-jago, Kecamatan Badiri, Selasa (11/11/2025).

Kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi Lubis,   ditandai dengan acara serimonial dan penaburan secara simbolis benih di area kolam budidaya  Ikan Nila dan budi daya udang fannamei.

Dalam sambutannya, Mahmud Efendi Lubis menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten terhadap langkah strategis Kemenag Tapteng dalam memberdayakan ekonomi masyarakat melalui zakat.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah memberikan apresiasi sebesar-besarnya kampung zakat yang digagas  kementerian agama dan siap mendukung program ini. Ini langkah luar biasa dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Kami berharap Kampung Zakat dapat menjadi model pemberdayaan yang berkelanjutan,” ujar Mahmud.

Kepala Kantor Kemenag Tapteng, Julsukri Magandar Limbong, menjelaskan bahwa Desa Jago-Jago menjadi satu-satunya Kampung Zakat di Sumatera Utara pada tahun 2025. Ini harus kita syukuri dengan cara kita turut berpatisipasi  dan menjaga  agar program ini berjalan dengan baik.

Kegiatan ini juga dihadiri ketua FOZ Sumatera Utara Sulaiman yang juga ketua Dompet Du’afa Waspada, Ketua Rumah Zakat Sumatera Agus Salim Siregar, Sandi (Ketua Yakesma), perwakilan dari Rumah Yatim, DT Peduli, BM Hidayatullah. Hadir dalam acara tersebut Ketua  Baznas Tapanuli Tengah yang telah berkontribusi dengan bedah rumah 1 orang warga kampung zakat senilai dua puluh lima juta rupiah.

Selanjutnya ketua STPK Matauli Eddiwan dan konsultan budi daya Ikan Nila dan Udang Fanname DR. Toga Mahaji Ritonga berkomiten untuk terus mendampingi kegiatan budi daya, sehingga produk unggulan kampung zakat ini bisa berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di desa Jago-jago.

Dalam kegiatan kick off kampung zakat ini diserahkan 205 paket sembako yang berasal dari zakat profesi ASN kemenag Tapteng dan FOZ Sumatera Utara.

Ketua Kampung Zakat Bincar Halomoan Siregar berkomitmen menjadikan kampung zakat ini berkelanjutan. Dimana dana yang terkumpul sebanyak dua puluh empat juta telah digunakan untuk produk unggulan budi daya ikan Nila sebanyak 10 kolam kecil dan Udang Fannamei untuk 2 kolam kecil untuk 16 orang penerima manfaat. Dan dana tersebut akan digulirkan kepada masyarakat di desa Jago-Jago. Semoga usaha sederhana ini memberikan dampak yang besar untuk peningkatan kesejahteraan di desa Jago-Jago.