
Pandan (Humas)-Para Wakil Kepala Madrasah (WKM) MAN 3 Tapanuli Tengah turun langsung ke lokasi terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang menimpa salah satu peserta didik bertenpat di Tukka Hutanabolon. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada peserta didik dan keluarganya yang tengah menghadapi musibah berat, Rabu(10/12).
WKM Bidang Kesiswaan Dahrul Effendi Sitompul memimpin rombongan yang terdiri dari WKM Sarpras Abdul Rahim serta guru MAN 3 Tapanuli Tengah Jimmi Raja Naek Sitompul dan tim. Mereka menyambangi rumah peserta didik yang mengalami kerusakan parah akibat bencana alam tersebut.
Setibanya di lokasi para WKM langsung meninjau kondisi rumah yang sebagian besar materialnya telah hancur serta tidak dapat lagi dihuni sementara waktu. Sisa lumpur, kayu dan reruntuhan terlihat masih menumpuk di sekitar area rumah.
Dahrul Effendi Sitompul menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang dialami peserta didik tersebut. Ia menegaskan bahwa madrasah akan selalu hadir dan memberikan dukungan kepada peserta didik terutama ketika mereka menghadapi situasi sulit.
WKM Sarpras Abdul Rahim menuturkan bahwa pihaknya turut melakukan pendataan terhadap kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh keluarga terutama terkait kondisi tempat tinggal yang perlu penanganan. Ia berharap bantuan dari berbagai pihak dapat segera mengalir agar keluarga bisa kembali menempati rumahnya dengan aman.
Guru MAN 3 Tapanuli Tengah Jimmi Raja Naek Sitompul juga tampak aktif memberikan dukungan moral kepada keluarga korban. Ia menyebutkan bahwa perhatian dan empati dari warga madrasah adalah bagian dari nilai kepedulian yang terus ditanamkan di MAN 3 Tapanuli Tengah.
Selain melihat langsung kerusakan para WKM juga berbincang dengan orang tua peserta didik untuk menguatkan dan memberikan semangat. Mereka memastikan bahwa kondisi psikologis siswa harus tetap diperhatikan agar tidak mengganggu proses belajar.
Madrasah juga akan terus memantau perkembangan situasi dan kebutuhan peserta didik ke depan. Dahrul Effendi Sitompul menegaskan bahwa pihak madrasah siap memberikan kebijakan khusus terkait kehadiran dan tugas belajar peserta didik selama masa pemulihan.
Melalui kunjungan ini MAN 3 Tapanuli Tengah berharap dapat menghadirkan rasa tenang bagi keluarga korban sekaligus menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya fokus pada pembelajaran tetapi juga pada kepedulian sosial terhadap warganya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa solidaritas dan kebersamaan adalah kekuatan penting dalam menghadapi bencana. MAN 3 Tapanuli Tengah berkomitmen untuk terus mendukung peserta didik dan keluarga yang terdampak hingga mereka dapat bangkit kembali.(ms)