
Pandan(Humas). Sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya menekankan pada aspek akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan nilai-nilai sosial, MAN 3 Tapanuli Tengah terus menunjukkan kepeduliannya terhadap seluruh peserta didik. Salah satu bentuk nyata dari kepedulian tersebut ditunjukkan oleh Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah yang memberikan santunan kepada salah seorang peserta didik yang sedang mengalami sakit, Sabtu(30/8).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk perhatian, dukungan moral, serta dorongan semangat agar peserta didik yang sakit tetap tabah dan bersemangat untuk sembuh. Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah bersama beberapa guru mendatangi langsung kediaman peserta didik tersebut untuk memberikan santunan dan menyampaikan doa serta motivasi.
Dalam kesempatan itu, Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag M.Pd menyampaikan bahwa madrasah bukan hanya sekadar tempat belajar, melainkan juga sebagai rumah kedua bagi seluruh peserta didik. Oleh karena itu, setiap warga madrasah memiliki tanggung jawab moral untuk saling mendukung, saling peduli, dan saling menguatkan dalam kondisi apa pun. “Kami ingin peserta didik merasa bahwa mereka tidak sendirian menghadapi ujian hidup. Madrasah akan selalu hadir memberikan dukungan, baik dalam bentuk doa, semangat, maupun santunan,” ungkap Kepala Madrasah.
Santunan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan solidaritas di lingkungan MAN 3 Tapanuli Tengah. Kepedulian yang ditunjukkan pimpinan madrasah juga menjadi teladan bagi para guru, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta didik untuk menumbuhkan nilai-nilai empati dan kepekaan sosial.
Aksi sosial ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, baik dari guru, maupun peserta didik lainnya. Mereka menilai bahwa kepedulian semacam ini bukan hanya memberikan manfaat bagi siswa yang sakit, tetapi juga mampu mempererat rasa kekeluargaan di madrasah. Lebih jauh, kegiatan seperti ini juga sejalan dengan visi madrasah dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan berjiwa sosial.
Dengan adanya kegiatan santunan ini, diharapkan seluruh civitas akademika MAN 3 Tapanuli Tengah semakin tergerak untuk menanamkan budaya saling membantu dan peduli terhadap sesama. Madrasah pun berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang menumbuhkan kepedulian sosial, sehingga MAN 3 Tapanuli Tengah tidak hanya dikenal sebagai madrasah berprestasi, tetapi juga sebagai madrasah yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan.(ms)