
Pandan (Humas) – Dalam rangka membekali peserta didik dengan pemahaman ilmu keagamaan, MAN 3 Tapanuli Tengah melaksanakan kegiatan praktik fardhu kifayah sebagai bagian dari program keagamaan dan pembelajaran di bulan suci Ramadan. Kegiatan ini diikuti oleh para peserta didik dengan penuh antusias sebagai bentuk pembelajaran praktik mengenai tata cara pengurusan jenazah sesuai dengan syariat Islam,Selasa(10/3).
Kegiatan praktik fardhu kifayah tersebut dilaksanakan di lingkungan madrasah dan menjadi salah satu program pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan selama bulan Ramadan. Melalui kegiatan ini peserta didik tidak hanya mempelajari materi secara teori di kelas, tetapi juga langsung mempraktikkan tata cara pelaksanaannya.
Dalam kegiatan tersebut peserta didik dibimbing langsung oleh Wakil Kepala Madrasah bidang Sarana dan Prasarana Abdul Rahim serta guru MAN 3 Tapanuli Tengah Rismanto yang memberikan arahan dan penjelasan mengenai tahapan pengurusan jenazah.
Pada kesempatan tersebut Abdul Rahim menjelaskan secara rinci proses pengurusan jenazah mulai dari tata cara memandikan hingga mengkafani jenazah sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Ia juga menekankan pentingnya memahami proses tersebut dengan benar karena merupakan kewajiban umat Islam yang termasuk dalam fardhu kifayah.
Rahim mengatakan bahwa pemahaman tentang pengurusan jenazah sangat penting dimiliki oleh setiap muslim sehingga ketika berada di tengah masyarakat mereka mampu berperan serta dalam melaksanakan kewajiban tersebut.
Selanjutnya praktik dilanjutkan oleh Rismanto yang memberikan penjelasan mengenai tata cara menyalatkan jenazah hingga doa-doa yang dibacakan setelah salat jenazah. Para peserta didik tampak mengikuti setiap tahapan dengan penuh perhatian dan kesungguhan.
Rismanto juga mengajak para peserta didik untuk memahami bahwa pelaksanaan fardhu kifayah merupakan bagian dari kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu pengetahuan tersebut sangat penting untuk dipelajari sejak dini.
Kegiatan praktik ini berlangsung dengan tertib dan lancar. Para peserta didik terlihat aktif mengikuti arahan yang diberikan oleh para pembimbing sehingga kegiatan pembelajaran berlangsung secara interaktif dan bermakna.
Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyebutkan bahwa praktik fardhu kifayah merupakan salah satu program pembinaan keagamaan yang sangat penting bagi peserta didik.
Beliau mengatakan bahwa melalui kegiatan ini peserta didik diharapkan tidak hanya memahami teori tentang pengurusan jenazah tetapi juga mampu mempraktikkannya dengan baik ketika dibutuhkan di tengah masyarakat. Program praktik fardhu kifayah ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan keagamaan di bulan Ramadan yang bertujuan membentuk peserta didik yang berilmu, beriman dan berakhlak mulia.(ms)