
Tapteng (Humas) – Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah mengalami duka yang mendalam atas kepergian Alm. Abdul Aziz Lubis , Penata Layanan Operasional pada KUA Kecamatan Sitahuis dan Istri Abdul Aziz Lubis merupakan salah satu korban bencana longsor dan banjir di Kecamatan Sitahuis. Kemenag Kab. Tapanuli Tengah menyampaikan Bantuan Bencana Alam Tapanuli Tengah dari Kementerian Agama RI. (11/12/2025)
Kegiatan ini dihadiri oleh anak pertama dari Alm.Abdul Aziz yang bernama fadil, fadil merupakan salah satu siswa dari MAN Sibolga dan masih menempuh pendidikan di MAN Sibolga. Anak Kedua tidak dapat menghadiri, anak kedua Abdul Aziz masih duduk dibangku Sekolah Dasar dikelas 3. Pada kegiatan ini fadi didampingi keluarga dari Abdul Aziz.
Kepala Kantor Kemenag Tapanuli Tengah, Julsukri Mangandar Limbong, bahwasannya Kementerian Agama sangat kehilangan sosok Abdul Aziz. Mengingat riwayat selama beliau bekerja di KUA Kecamatan Sitahuis sebagai Penyuluh Agama Islam, mengingat sedikitnya umat muslim di kecamatan Sitahuis beliau mampu memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Abdul Aziz merupakan tonggak kemenag dikecamatan Sitahuis.
“Beliau adalah sosok pekerja keras, ramah, dan selalu mengedepankan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikannya dengan tempat terbaik di sisi-Nya, dan menguatkan keluarga yang ditinggalkan. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal kebaikan beliau, melapangkan kuburnya, serta mengangkat derajatnya di sisi-Nya. Kepada anak-anak yang ditinggalkan dan keluarga, semoga diberikan kesabaran, kekuatan, dan keikhlasan”.
Julsukri Mangandar Limbong menyampaikan kepada Fadil dan keluarga Abdul Aziz disini kementerian Agama Tapanuli Tengah akan memberikan merupakan bantuan bencana alam Tapanuli Tengah dari Kementerian Agama RI senilai Rp. 5.000.000 perorang. Dikarenakan fadil mengalami duka kehilangan ayah dan ibu maka yang diterima berjumlah Rp. 10.000.000.
Semoga bantuan yang diterima ini dapat bermanfaat untuk fadil, adik dan keluarga dan menjadi berkah.
Pada kegiatan ini dihadiri oleh Kasi Bimas Islam beserta Staf, Kasi Bimas Islam Bincar Halomoan Siregar menyampaikan turut belasungkawa kepada anak-anak yang ditinggalakan dan juga keluarga. Ini merupakan duka yang sangat mendalam sekaligus kehilangan ayah dan ibu akibat dari bencana longsor dan banjir atas kepergian mereka. Bencana yang menyelimuti kita sekarang, inilah pertama dan terakhir Do’a kita supaya bencana ini tidak terulang kembali kedepannya.