
Pandan, 31 Oktober 2025 — Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah secara resmi meluncurkan Gerakan Wakaf Uang sebagai bagian dari upaya memperkuat peran wakaf dalam pemberdayaan ekonomi umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Acara launching dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah Bapak H. Julsikri Mangandar Limbong, S.Ag. MM., Bapak Kassubag TU Dr. H. Ismail, S.Pd. M.MPd. dan Kepala Seksi Bimas Islam H. Bincar Halomoan Siregar, S.Ag.MH. yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa gerakan wakaf uang merupakan implementasi nyata dari komitmen Kementerian Agama dalam mendorong kemandirian ekonomi umat berbasis syariah.
“Wakaf uang adalah salah satu instrumen keuangan syariah yang sangat potensial untuk menggerakkan ekonomi umat. Melalui program ini, kita ingin membangun kesadaran masyarakat bahwa wakaf tidak hanya berupa tanah atau bangunan, tetapi juga bisa dalam bentuk uang yang produktif dan berkelanjutan,” ujar Kepala Kemenag Kabupaten Tapanuli Tengah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Kepala KUA Kecamatan, Kepala Madrasah, Pengawas, Penyuluh Agama Islam, serta ASN Kemeterian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi dan edukasi tentang pengelolaan wakaf uang di wilayah Tapanuli Tengah.
Melalui gerakan ini, diharapkan masyarakat dan ASN Kemeterian agama Kaupaten Tapanuli Tengah semakin memahami pentingnya wakaf uang sebagai salah satu bentuk ibadah yang memberikan manfaat jangka panjang. Dana wakaf yang terkumpul nantinya akan dikelola secara profesional dan transparan untuk program-program produktif seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kegiatan Launching Gerakan Wakaf Uang ini juga menjadi momentum bagi Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, baik lembaga keuangan syariah, pemerintah daerah, maupun organisasi keagamaan dalam membangun ekosistem ekonomi umat yang berkeadilan dan berkelanjutan.
“Kami berharap gerakan ini tidak berhenti pada acara launching saja, tetapi menjadi langkah nyata dalam membangun budaya wakaf uang di tengah masyarakat Tapanuli Tengah,” tambah Kepala Seksi Bimas Islam.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen bersama, Launching Gerakan Wakaf Uang di Kabupaten Tapanuli Tengah diharapkan menjadi awal dari lahirnya gerakan sosial-ekonomi umat yang mandiri, produktif, dan menebar manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.