
Sorkam Barat (Humas) – Suasana khidmat di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah berubah (31/07/2025) menjadi penuh decak kagum saat perwakilan siswa Kelas XII 2 menampilkan pidato tiga bahasa yang memukau. Penampilan ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mencetak generasi muda yang mahir berkomunikasi lintas bahasa.
Pidato yang disajikan oleh Rahel, Ridwan, dan Rosmayani kelas XII 2 ini memadukan kefasihan mereka dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris. Setiap segmen pidato dibawakan dengan intonasi yang tepat dan penguasaan kosakata yang kaya, mampu menyampaikan pesan yang koheren meskipun berganti bahasa. Topik pidato mereka yang [Sebutkan topik pidato, tentang tidak ada kata terlambat untuk jadi hebat.
“Penampilan ini adalah hasil dari latihan keras dan bimbingan intensif dari guru-guru bahasa kami,” ujar salah satu siswa yang tampil. “Kami ingin menunjukkan bahwa siswa madrasah tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu bersaing di kancah global melalui penguasaan bahasa.”
Guru Pembimbing Bahasa Inggris MAN 2 Tapanuli Tengah, Chotni Rizkiah Gultom, S.Pd., menyatakan kebanggaannya. “Melihat mereka tampil percaya diri dan fasih dalam tiga bahasa adalah kepuasan tersendiri. Ini membuktikan bahwa program pengembangan bahasa di madrasah kami berjalan efektif dan siswa memiliki potensi yang luar biasa,” tuturnya.
Penampilan pidato tiga bahasa ini menjadi salah satu indikator keberhasilan program pembelajaran bahasa yang intensif di MAN 2 Tapanuli Tengah. Madrasah secara konsisten mendorong siswa untuk tidak hanya memahami teori bahasa, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam komunikasi lisan dan tulisan.
Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah, H. Muhammad Lutfi Siambaton, M.Pd., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada siswa Kelas XII 2 dan guru pembimbing M. Adil, S.Pd., “Kefasihan mereka dalam berpidato tiga bahasa sungguh membanggakan. Ini adalah cerminan dari visi madrasah kami untuk mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing global,” kata beliau.
Dengan terus diasahnya kemampuan berbahasa siswa, MAN 2 Tapanuli Tengah optimis akan melahirkan lulusan yang tidak hanya siap melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, tetapi juga mampu berkiprah di berbagai bidang dengan modal komunikasi yang mumpuni.