MIN 2 Tapanuli Tengah Laksanakan Bulan Iminusasi Anak Sekolah (BIAS)

Sorkam (Humas)- Pada hari Selasa, 18 September 2025 MIN 2 Tapanuli Tengah kedatangan tamu dari Sorkam Barat untuk melaksanakan suntik BIAS pada siswa kelas I (satu) dan suntik Serviks kepada siswa kelas V ( lima),  disamping memberikan suntik BIAS, pihak Puskesmas juga memberikan obat cacing kepada seluruh siswa dari kelas I sampai VI. Tujuan pemberian suntik dan obat ini tidak lain demi memastikan kesehatan siswa madrasah. 18/11

Dalam kata sambutan Kepala MIN 2 Tapanuli Tengah, Wasniaty Situmeang menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada tim kesehatan dari Puskesmas Portibi, semoga dengan kegiatan ini anak anak peserta didik terhindar dari penyakit campak,folio,tetanus dll.Ujarnya

Tim Puskesmas, Ahdiani beserta rombongannya dalam kegiatan ini mereka menyampaikan bahwasannya tim puskesmas memberikan tablet obat cacing kepada siswa siswi. Dan disini tim puskesmas menekankan kepada siswa siswi supaya tidak lupa meminum obat cacing malam sebelum tidur.

Suntik BIAS adalah bagian dari program Bulan Imunisasi Anak Sekolah, sebuah program imunisasi nasional yang dilakukan di sekolah-sekolah tingkat dasar (SD/MI) untuk memberikan vaksin lanjutan kepada anak-anak terhadap penyakit berbahaya seperti campak, rubela,difteri,dan tetanus Program ini bertujuan memperkuat kekebalan tubuh anak dan mencegah penyebaran penyakit menular, serta dilakukan oleh petugas kesehatan Puskesmas pada bulan-bulan tertentu setiap tahun.

Suntik serviks” umumnya merujuk pada vaksin HPV (Human Papillomavirus), yaitu vaksin pencegahan yang melindungi dari infeksi virus HPV penyebab utama kanker serviks, kanker jenis lain, dan kutil kelamin. Vaksin ini paling efektif jika diberikan pada usia remaja atau praremaja (9-14 tahun) sebelum aktif secara seksual, namun juga dapat diberikan pada remaja dan dewasa muda. Vaksin HPV dapat diberikan pada wanita dan membantu membangun kekebalan terhadap virus HPV, sehingga mengurangi risiko terinfeksi dan berkembangnya penyakit terkait HPV.

Anak perlu diajarkan pola hidup sehat, jika pola hidup sehat tidak dijaga maka akan terhambat proses pembelajaran.  Seperti pepatah mengatakan, ” Lebih baik mencegah dari pada mengobati “. Dilanjut dengan peribahasa, ” Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat “.