Pesona Tim Tari As Syifa Warnai Pawai Pembukaan OMI Tingkat Provinsi Zona 5

Pandan(Humas). Pawai pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Sumatera Utara Zona 5berlangsung meriah dan penuh semangat,Kamis(2/9).

Pada kegiatan tersebut, seluruh kontingen dari berbagai madrasah se-Sumatera Utara ikut serta dalam barisan pawai. Namun, yang menjadi sorotan utama adalah penampilan seni dari Tim Tari As Syifa MAN 3 Tapanuli Tengah, satu-satunya tim yang menampilkan atraksi pada pawai pembukaan tersebut.

Tim Tari As Syifa tampil anggun dengan balutan busana khas berwarna cerah yang memadukan keindahan tradisional dan sentuhan modern. Gerakan tari yang gemulai namun penuh energi, diiringi ekspresi wajah penuh semangat, berhasil menyedot perhatian penonton. Setiap langkah mereka diiringi dengan tepuk tangan dan sorakan kagum dari para peserta pawai maupun masyarakat yang menyaksikan.

Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah, Hj. Juraida Siregar, M.Pd, merasa bangga dan bersyukur atas kesempatan yang diberikan. Beliau menegaskan bahwa tampilnya Tim Tari As Syifa di pawai pembukaan OMI merupakan bukti bahwa peserta didik MAN 3 Tapteng tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik, tetapi juga unggul dalam bidang seni dan budaya.

“Alhamdulillah, hari ini Tim Tari As Syifa bisa tampil di hadapan ratusan peserta dan undangan. Ini adalah kesempatan berharga sekaligus kebanggaan bagi MAN 3 Tapteng. Semoga penampilan ini bisa menambah semangat peserta didik untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama madrasah, baik di tingkat daerah maupun provinsi,” ujar beliau dengan penuh optimisme.

Penampilan Tim Tari As Syifa bukanlah hasil yang instan. Mereka telah melakukan latihan rutin selama beberapa minggu terakhir dengan penuh disiplin dan semangat. Mulai dari pemilihan konsep tarian, penguasaan gerakan, hingga penataan kostum, semuanya dipersiapkan dengan serius. Hal inilah yang membuat penampilan mereka begitu solid dan mampu menciptakan suasana pawai yang berkesan.

Fakta bahwa hanya Tim Tari As Syifa yang tampil dalam pawai pembukaan semakin menegaskan eksistensi MAN 3 Tapanuli Tengah sebagai madrasah yang kaya akan kreativitas. Melalui seni tari, peserta didik tidak hanya mengekspresikan bakat mereka, tetapi juga memperkenalkan identitas madrasah kepada masyarakat luas.

Dengan semangat, kehadiran Tim Tari As Syifa diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik MAN 3 Tapteng untuk terus mengembangkan bakat, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Penampilan ini juga menjadi bukti bahwa madrasah hadir sebagai wadah pembinaan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kreatif, inovatif, dan berbudaya.(ms)