
Tapanuli Tengah (Humas) — Suasana pagi yang sejuk dimanfaatkan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Tapanuli Tengah untuk menjalin silaturahmi bersama jajaran dan masyarakat dalam suasana santai penuh keakraban. Duduk bersama sembari menikmati secangkir kopi, pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi yang hangat dan terbuka.
Kegiatan yang berlangsung di salah satu lokasi pertemuan santai itu tidak dikemas secara formal, namun sarat makna. Dalam suasana kekeluargaan, berbagai topik dibahas mulai dari penguatan pelayanan keagamaan, peningkatan kinerja, hingga pentingnya menjaga harmoni dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Kakan Kemenag menyampaikan bahwa komunikasi yang baik tidak selalu harus dilakukan dalam ruang rapat resmi. Menurutnya, momen sederhana seperti ngopi pagi justru mampu mencairkan suasana dan membuka ruang dialog yang lebih efektif serta humanis.
“Melalui kebersamaan seperti ini, kita dapat saling mendengar, berbagi gagasan, dan memperkuat sinergi,” ujarnya di sela perbincangan.
Tradisi ngopi pagi menjadi simbol kedekatan tanpa sekat jabatan. Canda ringan dan diskusi santai mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi fondasi penting dalam membangun kerja sama yang solid.
Secangkir kopi di pagi hari pun menjadi lebih dari sekadar minuman. Di balik aroma hangatnya, tersimpan semangat silaturahmi, komitmen pelayanan, dan harapan untuk terus menjaga persatuan serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.