
Barus (Humas) – Keluarga Besar MTsN 1 Tapanuli Tengah mendapatkan berita duka, dimana salah seorang orang tua siswi kelas IX-D Nabila Tanjung meninggal dunia. Sejumlah siswa/i MTsN 1 Tapanuli Tengah beserta Muallim dan Muallimah melakukan takziyah sebagai bentuk rasa solidaritas dan kepedulian. Takziah dilakukan pada Kamis (4/9/2025) pukul 13.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB di rumah duka yang bertempat di Desa Kedai Gedang.
Kegiatan takziyah ini diawali dengan membacakan ayat suci Alquran oleh salah seorang siswi, dan penyampaian kata-kata takziyah yang disampaikan oleh Elpi Darianti Marbun, WKM Bidang Humas MTsN 1 Tapanuli. Pada kesempatan tersebut, Elpi Darianti Marbun, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah tersebut.
“Kami keluarga besar MTsN 1 Tapanuli Tengah turut berduka cita yang sebesar-besarnya atas berpulangnya orang tua dari siswi kami Nabila Tanjung. Kehilangan orang yang dicintai tentu bukan hal yang mudah, namun kita yakin bahwa segala sesuatu adalah takdir Allah SWT. Semoga Almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, diampuni segala kesalahan, serta diterima amal ibadahnya. Untuk keluarga yang ditinggalkan, kami doakan di berikan ketabahan, keikhlasan, dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini. Kehadiran anak-anak dan guru di sini juga merupakan wujud nyata bahwa kita adalah satu keluarga besar yang senantiasa saling mendukung dalam suka maupun duka,” ujarnya.
Sementara itu, Wali kelas IX-D, Dahmiati Marbun, juga memberikan ungkapan penuh empati kepada anak didiknya yang sedang berduka. “sebagai wali kelas, saya ikut merasakan kesedihan yang dialami anak didik saya. Kehilangan orang tua adalah pukulan berat, apalagi bagi seorang anak yang sedang dalam masa belajar dan tumbuh. Namun saya ingin menyampaikan bahwa iya tidak sendirian. Ada teman-temannya yang peduli, ada guru-gurunya yang selalu siap mendampingi, dan ada sekolah yang menjadi rumah kedua baginya. Saya berharap kehadiran kami semua di rumah duka ini bisa sedikit meringankan beban dan memberikan semangat baru pada anak kami Nabila Tanjung.
Kegiatan takziyah ditutup dengan pemberian IKS (Ikatan Tali Kasih) oleh Dahmiati Marbun, serta bersalam-salaman dengan ahli bait. Dengan adanya kegiatan ini, pihak sekolah berharap rasa persaudaraan, kebersamaan, dan kepedulian antar siswa semakin terjalin erat, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. (Masripah)